Tanggul Sungai Tuntang Demak Jebol Dua Titik, Jalan Semarang-Purwodadi Lumpuh Total dan Dampaknya Bagi Warga

photo author
- Selasa, 17 Februari 2026 | 05:14 WIB
Tanggul Sungai Tuntang Demak Jebol Dua Titik, Jalan Semarang-Purwodadi Lumpuh Total dan Dampaknya Bagi Warga
Tanggul Sungai Tuntang Demak Jebol Dua Titik, Jalan Semarang-Purwodadi Lumpuh Total dan Dampaknya Bagi Warga

Tidak hanya jalan yang terdampak, permukiman warga dan lahan persawahan di sekitar lokasi serta di wilayah Grobogan ikut tergenang.

Genangan air masuk ke rumah-rumah warga dan merendam lahan pertanian, sehingga sekitar masyarakat terpaksa harus mengamankan barang-barang berharga mereka.

Lahan persawahan yang seharusnya menjadi sumber penghidupan warga pun mengalami kerusakan sementara, membuat kegiatan ekonomi lokal terganggu.

Baca Juga: Informasi Pendaftaran Mudik Gratis 2026 Bersama Pemkab Karanganyar, Keberangkatan dari Jakarta

Situasi ini mengundang kekhawatiran dari warga setempat yang menyaksikan air terus naik.

Dampak Terhadap Aktivitas Warga

Lumpuhnya akses utama membuat aktivitas warga sehari-hari terganggu.

Perjalanan menuju kota–kota besar seperti Semarang dan Purwodadi menjadi terhambat, sehingga warga yang bekerja atau beraktivitas di luar daerah terpaksa menunda perjalanan.

Transportasi umum dan kendaraan logistik mengalami gangguan operasional karena ruas jalan utama tidak bisa dilalui.

Kondisi ini juga memperlambat upaya darurat untuk mengevakuasi warga terdampak banjir di lokasi tertentu.

Titik Kerusakan Berulang dari Tahun Lalu

Salah satu lokasi tanggul yang jebol di Dukuh Wareng, merupakan area yang pernah mengalami kerusakan pada tahun sebelumnya.

Baca Juga: Informasi Jadwal dan Tiket Kapal KM Dharma Kartika 3 Periode 17 – 27 Februari 2026 Rute Makassar – Selayar – Baubau PP

Hal ini menunjukkan bahwa beberapa titik tanggul di kawasan tersebut memang rentan terhadap tekanan air yang tinggi ketika debit sungai meningkat.

Ketika struktur tanggul sudah melemah, hujan deras atau aliran air yang deras dapat dengan cepat memperburuk kondisi sampai akhirnya tanggul tidak lagi mampu menahan tekanan air.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dita Nilan Karlasari

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X