Klaster ini menjadi wadah kolaborasi pelaku usaha di tingkat lokal.
Program ini mendukung peningkatan kapasitas dan produktivitas UMKM desa.
BRI menghadirkan LinkUMKM sebagai platform digital yang menghubungkan pelaku UMKM dengan pasar dan mitra usaha.
Hingga kini, 14,98 juta pelaku UMKM telah memanfaatkan LinkUMKM.
Baca Juga: Update Jadwal Bus PO Efisiensi Banjarnegara ke Yogyakarta Februari 2026 Via Terminal Giwangan
Platform ini mempermudah proses naik kelas dan memperluas jaringan usaha.
Pendekatan ini memastikan desa dan UMKM terintegrasi dalam ekosistem ekonomi modern.
Pembinaan Melalui Rumah BUMN dan Pelatihan Kapasitas
BRI melengkapi penguatan desa melalui 54 Rumah BUMN di berbagai daerah.
Rumah BUMN menjadi pusat pembinaan bagi pelaku usaha lokal.
Selain itu, BRI menyelenggarakan 18.218 pelatihan yang mencakup literasi keuangan, peningkatan kapasitas usaha, dan pemanfaatan teknologi digital.
Pelatihan ini membantu UMKM lebih adaptif menghadapi tantangan ekonomi modern.
Masyarakat desa bukan hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga pelaku utama pembangunan ekonomi.
Strategi ini memperkuat ketahanan ekonomi lokal dan nasional.
Artikel Terkait
HOAKS! Kemenkeu Bantah Isu Menkeu Purbaya Ditipu Bank Himbara soal Dana Rp200 Triliun
Info Jadwal dan Tarif Kapal Pelni KM Tilongkabila Periode 1 – 19 Februari 2026 Rute Bitung – Denpasar PP
Di WEF 2026, Dirut BRI Beberkan Peluang Akselerasi Bisnis Fintech di Indonesia
Aturan Baru Masa Jabatan Direksi PLN, Ujian Konsistensi Reformasi BUMN
UNY Kembali Harumkan Indonesia di Kancah Internasional Shell Eco-Marathon 2026