KLIK SAJA - Jembatan gantung sepanjang 80 meter dengan lebar 1,2 meter kini menghubungkan Kampung Punaga Jolok dan Kampung Baru, Desa Mandala Kasih, Kecamatan Pameungpeuk, Garut.
Kehadiran jembatan ini mempermudah aktivitas sehari-hari warga, mulai dari anak-anak berangkat ke sekolah hingga petani ke sawah, serta memudahkan warga beribadah di kampung seberang.
Kepala Desa Mandala Kasih, Iwan Darmawan, menyampaikan bahwa akses baru ini sudah lama dinantikan masyarakat.
“Alhamdulillah sangat bermanfaat bagi masyarakat Desa Mandala Kasih. Jembatan ini penting untuk kepentingan pertanian, perekonomian, kesehatan, dan keagamaan,” ujar Iwan.
Baca Juga: Tradisi Unik Purbalingga Sebelum Ramadhan dari Bersih Desa, Kenduri, dan Ibadah
Sebelumnya, warga harus menempuh jalur berisiko atau memutar jauh, menghabiskan waktu hingga satu jam.
Jembatan ini kini menjadi solusi akses vital yang mempersingkat perjalanan dan meningkatkan kualitas hidup warga.
Dampak Positif untuk Pendidikan dan Administrasi
Sebelum jembatan dibangun, warga Kampung Baru terpaksa menyeberangi sungai untuk pergi ke sekolah atau mengurus administrasi di kantor desa.
Alternatif lainnya adalah berjalan memutar dengan waktu tempuh lebih lama.
Kehadiran jembatan mempermudah mobilitas anak-anak menuju sekolah dan warga dalam mengurus administrasi penting.
Baca Juga: Cara Warga Banjarnegara Menyambut Ramadhan dengan Tenang dan Penuh Makna
“Dulu masyarakat saya kalau mau ke sekolah, mengurus administrasi ke desa, dan kegiatan ekonomi benar-benar terhambat karena harus menyeberang sungai. Alhamdulillah sekarang sudah ada jembatan dan sangat bermanfaat,” jelas Iwan.
Dengan akses lebih mudah, diharapkan tingkat pendidikan dan pelayanan administratif desa bisa meningkat.
Artikel Terkait
Mengenal Profil Thomas Djiwandono Keponakan Presiden Prabowo yang Masuk Bursa Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia
Puncak Hari Desa Nasional 2026, BRI Diapresiasi atas Pemberdayaan Masyarakat Desa
Jadwal dan Tiket Kapal Pelni KM Lawit Periode 2 – 10 Februari 2026 Rute Sampit – Semarang – Kumai – Karimun Jawa - Surabaya
Tradisi Jelang Ramadhan 2026 di Temanggung: Gotong Royong dan Pasar Awal
Persiapan Ramadhan 2026 di Purworejo: Kuliner, Dekorasi, dan Kegiatan Sosial