KLIK SAJA - Bulan Ramadhan 2026 diprediksi akan jatuh pada pertengahan Februari, yakni sekitar 18–19 Februari, sambil menunggu keputusan resmi melalui sidang isbat penetapan resmi melalui rukyatul hilal.
Di Wonosobo, kabupaten pegunungan dengan udara dingin dan ritme hidup yang tenang, suasana jelang Ramadhan terasa berbeda.
Tidak ramai, tidak gegap gempita, tetapi penuh persiapan batin. Warga desa di Wonosobo menyambut Ramadhan melalui kebiasaan-kebiasaan kecil yang dilakukan perlahan.
Tradisi ini menyatu dengan alam dan keseharian masyarakat.
Baca Juga: Ramadhan 2026 di Salatiga, Persiapan Sederhana yang Penuh Makna
Dari desa-desa lereng gunung, Ramadhan disambut dengan kesederhanaan yang hangat.
Bersih Desa Menjelang Musim Dingin Panjang
Menjelang Ramadhan, warga desa di Wonosobo mulai membersihkan lingkungan sekitar rumah dan jalan kampung.
Aktivitas ini penting karena Ramadhan sering bertepatan dengan udara dingin dan musim hujan.
Selokan dibersihkan, halaman dirapikan, dan kayu bakar disusun rapi.
Tidak dilakukan dalam satu hari, tetapi bertahap sesuai waktu luang warga.
Baca Juga: Tradisi Warga Desa di Demak Menyambut Ramadhan 2026 yang Masih Terjaga
Bersih desa dianggap bagian dari persiapan lahir dan batin.
Lingkungan yang tertata membuat ibadah terasa lebih nyaman.
Artikel Terkait
Tips Terbang Jakarta – Balikpapan Januari 2026, Pengalaman Penumpang dan Jam Favorit
Info Penerbangan Jakarta ke Makassar! Tips Penumpang Cerdas dan Jam Terbang Populer Januari 2026
Panduan Terbang Jakarta – Jayapura Lengkap dengan Jam Terbang, Tips, dan Aktivitas Januari 2026
Peringati Isra Mi’raj 1447 H, Lapas Kelas I Semarang Ajak Warga Binaan Bangkit dari Kesalahan Menuju Ampunan
Sidang Ammar Zoni Memanas, Jaksa Sebut Gudang Sabu di Rutan Salemba, Aktor 32 Tahun Itu Membantah