Sambut Ramadhan 2026 di Wonosobo, Tradisi Sederhana di Lereng Pegunungan

photo author
- Selasa, 20 Januari 2026 | 09:34 WIB
Sambut Ramadhan 2026 di Wonosobo, Tradisi Sederhana di Lereng Pegunungan (Ilustrasi gambar)
Sambut Ramadhan 2026 di Wonosobo, Tradisi Sederhana di Lereng Pegunungan (Ilustrasi gambar)

KLIK SAJA - Bulan Ramadhan 2026 diprediksi akan jatuh pada pertengahan Februari, yakni sekitar 18–19 Februari, sambil menunggu keputusan resmi melalui sidang isbat penetapan resmi melalui rukyatul hilal.

Di Wonosobo, kabupaten pegunungan dengan udara dingin dan ritme hidup yang tenang, suasana jelang Ramadhan terasa berbeda.

Tidak ramai, tidak gegap gempita, tetapi penuh persiapan batin. Warga desa di Wonosobo menyambut Ramadhan melalui kebiasaan-kebiasaan kecil yang dilakukan perlahan.

Tradisi ini menyatu dengan alam dan keseharian masyarakat.

Baca Juga: Ramadhan 2026 di Salatiga, Persiapan Sederhana yang Penuh Makna

Dari desa-desa lereng gunung, Ramadhan disambut dengan kesederhanaan yang hangat.

Bersih Desa Menjelang Musim Dingin Panjang

Menjelang Ramadhan, warga desa di Wonosobo mulai membersihkan lingkungan sekitar rumah dan jalan kampung.

Aktivitas ini penting karena Ramadhan sering bertepatan dengan udara dingin dan musim hujan.

Selokan dibersihkan, halaman dirapikan, dan kayu bakar disusun rapi.

Tidak dilakukan dalam satu hari, tetapi bertahap sesuai waktu luang warga.

Baca Juga: Tradisi Warga Desa di Demak Menyambut Ramadhan 2026 yang Masih Terjaga

Bersih desa dianggap bagian dari persiapan lahir dan batin.

Lingkungan yang tertata membuat ibadah terasa lebih nyaman.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dita Nilan Karlasari

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X