Fakta tersebut menurut kuasa hukum seharusnya menjadi pertimbangan utama penyidik.
Rohman menilai dominasi kebijakan berada pada Walikota. Karena itu, ia mendesak penegak hukum bersikap adil.
Bukti Percakapan Grup WhatsApp “Pendopo”
Salah satu bukti yang disoroti tim hukum adalah percakapan dalam grup WhatsApp bernama “Pendopo”.
Grup tersebut beranggotakan Walikota Bandung Muhammad Farhan, Wakil Walikota Erwin, serta tersangka lain berinisial AW.
Dari riwayat percakapan itu, Rohman menyebut terlihat jelas siapa pihak yang mengendalikan arah kebijakan pemerintahan.
Bahkan, Erwin sempat mempertanyakan mengapa dirinya tidak dilibatkan dalam urusan strategis.
Percakapan tersebut dianggap mencerminkan ketimpangan peran antara Walikota dan Wakil Walikota.
Bukti digital ini telah disampaikan dalam proses pemeriksaan.
Tim hukum menilai fakta ini tidak bisa diabaikan penyidik.
Dugaan Proyek Diberikan kepada “Kroni”
Rohman juga mengungkap adanya dugaan pemberian paket pekerjaan kepada orang-orang dekat atau kroni Walikota Bandung.
Informasi tersebut disampaikan langsung oleh Erwin dalam pemeriksaan.
Artikel Terkait
UPDATE! Perjalanan Bandung–Pekanbaru dengan Bus PO SAN Januari 2026, Jadwal dan Harga Tiket
Info Jadwal Pelayaran KM Sabuk Nusantara 49 Rute Bima – Reo – Jampea – Makassar – Ende Periode 6 - 16 Januari 2026
Jadwal dan Tarif Kapal Dharma Lautan Utama Rute Balikpapan ke Surabaya Periode 16 – 31 Januari 2026
Info Pelayaran! Jadwal dan Tarif Kapal Dharma Lautan Utama Rute Surabaya ke Balikpapan Periode 16 – 30 Januari 2026
Waspada Penipuan Kartu Kredit BRI, Tips Aman Bertransaksi Online dan Offline