Kisah Pilu Warga Dusun Lelabu Aceh, Menyelamatkan Anak dengan Kapal dan Bertahan di Rumah Pasca Longsor

photo author
- Jumat, 2 Januari 2026 | 17:42 WIB
Kisah Pilu Warga Dusun Lelabu Aceh, Menyelamatkan Anak dengan Kapal dan Bertahan di Rumah Pasca Longsor (Warga Dusun Lelabu, Mendale, Aceh Tengah yang masih kesulitan akses darat untuk dapat bantuan. (Instagram/syahru_ozer))
Kisah Pilu Warga Dusun Lelabu Aceh, Menyelamatkan Anak dengan Kapal dan Bertahan di Rumah Pasca Longsor (Warga Dusun Lelabu, Mendale, Aceh Tengah yang masih kesulitan akses darat untuk dapat bantuan. (Instagram/syahru_ozer))

Evakuasi ini berlangsung penuh ketegangan karena air terus mengancam dusun.

Bapak-Bapak Bertahan hingga Tengah Malam

Sementara itu, para bapak tetap bertahan di rumah karena tidak semua bisa diangkut kapal sekaligus.

“Bapak-bapak nggak ada pergi, mereka di sini. Akhirnya datang air dari atas jam 00.00 WIB dan bapak-bapak ini naik sampan ke Takengon sampainya jam 04.00 WIB, tanpa lampu di tengah danau,” lanjut warga tersebut.

Baca Juga: Info Warga Sulsel! Jadwal Pelayaran Kapal Penumpang Rute Makassar ke Surabaya Periode Januari 2026

Keberanian dan kesabaran para bapak menjadi sorotan utama karena harus menghadapi kegelapan dan derasnya arus air.

Perjuangan mereka juga menunjukkan solidaritas tinggi antarwarga.

Mereka berhasil mencapai Takengon meski penuh risiko.

Perjuangan Mendayung Sampan Selama 4 Jam

Jalan darat putus total membuat warga hanya bisa mengakses dusun melalui danau.

Warga lain menceritakan momen mengerikan saat mendayung sampan ke Takengon.

“Ibu-ibu udah duluan kami bawa ke sana naik kapal, naik boat. Bapak-bapaknya tinggal di sini karena nggak muat, terus datang longsor dari kiri kanan, terpaksa dayung perahu dari sini sampai ke Takengon,” ujarnya.

Baca Juga: Update Pelayaran Terbaru! Jadwal Kapal Penumpang Rute Surabaya ke Makassar Bulan Januari 2026

“Dari jam 12 malam sampai jam 4 subuh, itu kiri-kanan gunung-gunung kayak jatuh. Rasanya kayak gunung itu pecah,” lanjutnya.

Sampan hanya muat lima orang dengan satu dayung, dan kondisi hujan deras menambah tantangan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dita Nilan Karlasari

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X