Kepolosan Anak Aceh Tamiang Jadi Penawar Duka, Tawa Mereka Tegar Menghadapi Bencana dan Rumah Runtuh

photo author
- Rabu, 24 Desember 2025 | 09:21 WIB
Kepolosan Anak Aceh Tamiang Jadi Penawar Duka, Tawa Mereka Tegar Menghadapi Bencana dan Rumah Runtuh (Tangkapan layar keceriaan anak-anak Aceh Tamiang di tengah penanganan banjir bandang. (TikTok/PAPAY_YA))
Kepolosan Anak Aceh Tamiang Jadi Penawar Duka, Tawa Mereka Tegar Menghadapi Bencana dan Rumah Runtuh (Tangkapan layar keceriaan anak-anak Aceh Tamiang di tengah penanganan banjir bandang. (TikTok/PAPAY_YA))

KLIK SAJA - Di tengah hamparan puing dan lumpur yang menimbun pemukiman, suara tawa anak-anak masih terdengar di sebuah desa terdampak banjir bandang Aceh Tamiang.

Meski tempat bernaung mereka kini rata dengan tanah, kepolosan mereka menjadi penawar di tengah duka mendalam.

Dalam video yang diunggah akun TikTok @PAPAY_YA, anak-anak menceritakan detik-detik mengerikan saat air bah datang dengan nada bicara jujur dan apa adanya.

Bagi mereka, bencana itu kini menjadi bagian dari ingatan masa kecil yang getir, namun dihadapi dengan ketegaran luar biasa.

Baca Juga: Kearifan Lokal Selamatkan Hidup, Air Sungai di Aceh Tamiang Disaring Warga Jadi Layak Guna

Saksi Mata Banjir Bandang

Banjir bandang yang melanda wilayah tersebut datang sangat cepat, menenggelamkan bangunan tinggi termasuk masjid dan sekolah.

Anak-anak menjadi saksi mata bagaimana air perlahan melenyapkan rumah mereka.

“Dalam, sampai atap,” tutur salah satu anak saat ditanya mengenai ketinggian air yang menerjang lingkungan mereka.

Rumah Tinggal Lembaran Seng

Salah satu anak dengan polos menceritakan kondisi tempat tinggal mereka yang hancur total.

Baca Juga: Polri Pastikan Gereja dan Posko Ibadah Aman Jelang Natal di Sumut, Warga Bisa Beribadah Tenang Pascabencana

“Iya, rumahnya tinggal seng,” sahut anak lainnya, merujuk pada lembaran seng atap yang tersisa di tumpukan material banjir.

Meski kehilangan tempat tinggal, mereka tetap menghadapi keadaan dengan kepolosan yang menyejukkan hati.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dita Nilan Karlasari

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X