Selain itu, penting untuk rutin memantau mutasi rekening.
Dengan mengaktifkan notifikasi transaksi, nasabah bisa langsung tahu jika ada aktivitas mencurigakan.
Langkah sederhana ini membantu deteksi dini bila terjadi transaksi tak dikenal.
Saladin juga menekankan kewaspadaan ekstra selama Nataru.
“Nasabah perlu mewaspadai berbagai modus penipuan yang kerap muncul saat Nataru, seperti penawaran hadiah palsu, promo fiktif, pembayaran pajak hingga tautan mencurigakan yang menyerupai situs resmi. Masyarakat juga kami himbau berhati hati apabila menggunakan jaringan public atau koneksi WIFI di tempat umum,” tambahnya.
Kombinasi waspada jaringan dan rajin cek transaksi bisa meminimalkan risiko.
4. Laporkan Segera dan Manfaatkan Layanan Pengaduan BRI
Jika menemukan indikasi penipuan, nasabah diminta segera melapor melalui kanal resmi BRI.
Selama periode Nataru, BRI memperkuat layanan pengaduan dan complaint handling.
Penguatan tim dilakukan agar setiap laporan ditangani cepat dan sesuai standar SLA.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen menjaga kepercayaan nasabah.
Baca Juga: Cinta Tak Terhalang Jeruji, Video Ibu Tahanan Bertemu Putrinya di Surabaya Bikin Hati Luluh
Dengan sistem IT yang ditargetkan memiliki success rate hingga 99,9 persen, BRI ingin memastikan layanan tetap andal.
Namun, peran aktif nasabah tetap dibutuhkan dalam menjaga keamanan data pribadi.
Artikel Terkait
5.000 Insan BRILiaN Melangkah Bersama, BRI Buktikan Gotong Royong Masih Hidup
Tragedi Tol Krapyak Semarang: Kronologi Lengkap Bus PO Cahaya Trans Terguling, 15 Orang Tewas
Dari Rumah Biru ke Tenda Pengungsian, Cerita Pilu Anak-Anak Sipange Usai Banjir Bandang Menghanyutkan Harapan
Sumatera Berduka! Cerita Ayah Kehilangan Anak di Tengah Banjir Bandang dan Longsor Garoga
Info Warga Maluku Utara! Jadwal Kapal Pelni KM Sangiang Bulan Januari 2026, Lengkap Lokasi Singgah!