“Jika ada pihak yang mengatasnamakan BRI dan meminta data rahasia, dapat dipastikan itu adalah penipuan. Kami mengimbau nasabah untuk tidak merespons dan segera melakukan konfirmasi melalui kanal resmi BRI,” tegasnya.
Pesan ini menjadi pengingat penting di tengah maraknya scam digital. Sekali data bocor, risiko kerugian bisa sangat besar.
2. Pastikan Transaksi Lewat Kanal Resmi BRI
BRI juga mengimbau nasabah untuk selalu menggunakan kanal resmi dalam setiap transaksi.
Baca Juga: Informasi Penting! Jadwal Kapal Pelni KM Ciremai Bulan Januari 2026 Rute Jayapura – Jakarta
Gunakan aplikasi BRImo yang diunduh hanya dari platform resmi seperti Play Store atau App Store.
Selain itu, manfaatkan ATM, CRM, dan AgenBRILink yang terpercaya.
Dengan jaringan lebih dari 19.600 ATM dan CRM serta 1,19 juta AgenBRILink, BRI memastikan akses tetap mudah selama Nataru.
Bertransaksi di luar kanal resmi berpotensi membuka celah penipuan.
Banyak modus memanfaatkan aplikasi palsu atau situs tiruan yang tampak meyakinkan.
Karena itu, kehati-hatian memilih kanal transaksi jadi kunci keamanan.
3. Hindari WiFi Publik dan Rutin Cek Mutasi Rekening
Nasabah juga diminta menghindari penggunaan jaringan internet publik saat bertransaksi digital.
WiFi gratis di tempat umum rawan disusupi dan bisa memicu kebocoran data.
Artikel Terkait
5.000 Insan BRILiaN Melangkah Bersama, BRI Buktikan Gotong Royong Masih Hidup
Tragedi Tol Krapyak Semarang: Kronologi Lengkap Bus PO Cahaya Trans Terguling, 15 Orang Tewas
Dari Rumah Biru ke Tenda Pengungsian, Cerita Pilu Anak-Anak Sipange Usai Banjir Bandang Menghanyutkan Harapan
Sumatera Berduka! Cerita Ayah Kehilangan Anak di Tengah Banjir Bandang dan Longsor Garoga
Info Warga Maluku Utara! Jadwal Kapal Pelni KM Sangiang Bulan Januari 2026, Lengkap Lokasi Singgah!