"Ini akses terlalu susah untuk kita bawa logistik," ujarnya.
Kalimat itu mewakili keresahan banyak pihak yang ingin membantu.
Niat baik pun harus tertahan karena alam belum bersahabat.
Berhari-hari Terjebak Demi Amanah Kemanusiaan
Bantuan yang seharusnya tiba dalam hitungan jam, terpaksa tertahan hingga berhari-hari.
Para relawan tak punya pilihan selain bertahan di tengah jalur yang sulit dilalui.
Mereka tetap berjaga agar logistik tidak rusak dan bisa segera dilanjutkan saat memungkinkan.
Kondisi ini tentu menguras tenaga dan mental.
"Kami saja antar logistik berhari-hari kami nyangkut di sini," pungkasnya.
Ucapan itu menunjukkan betapa berat perjuangan di balik layar distribusi bantuan. Namun, tak satu pun terlihat ingin menyerah.
Warga Jalan Kaki Demi Sepotong Harapan
Baca Juga: Cinta Tak Terhalang Jeruji, Video Ibu Tahanan Bertemu Putrinya di Surabaya Bikin Hati Luluh
Di balik kesulitan relawan, ada pemandangan yang jauh lebih menyayat hati.
Sang relawan menyaksikan warga lokal bertaruh nyawa dengan berjalan kaki menembus jalur berbahaya.
Artikel Terkait
Tragedi Tol Krapyak Semarang: Kronologi Lengkap Bus PO Cahaya Trans Terguling, 15 Orang Tewas
Dari Rumah Biru ke Tenda Pengungsian, Cerita Pilu Anak-Anak Sipange Usai Banjir Bandang Menghanyutkan Harapan
Sumatera Berduka! Cerita Ayah Kehilangan Anak di Tengah Banjir Bandang dan Longsor Garoga
Info Warga Maluku Utara! Jadwal Kapal Pelni KM Sangiang Bulan Januari 2026, Lengkap Lokasi Singgah!
Cek Disini! Informasi Jadwal dan Rute Kapal Pelni KM Dorolonda Periode Januari 2026