Selain itu, bantuan juga diserahkan langsung kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang.
BRI mengerahkan relawan yang terjun ke berbagai titik bencana untuk menjangkau warga terdampak.
Para relawan ini memastikan bantuan sampai ke tangan yang benar-benar membutuhkan.
Posko menjadi pusat koordinasi sekaligus tempat layanan kemanusiaan.
Baca Juga: Dari Cangkul hingga Doa, Ini Kisah Haru Warga Pidie Jaya Membersihkan Lumpur Pascabanjir Bandang
Dari sinilah sembako, obat-obatan, hingga kebutuhan mendesak lainnya didistribusikan.
Kolaborasi relawan dan posko membuat proses penyaluran lebih cepat dan tepat sasaran.
Warga pun merasakan langsung kehadiran bantuan di tengah keterbatasan akses.
BUMN Hadir untuk Rakyat adalah Kewajiban
Dalam kesempatan tersebut, Dony Oskaria menegaskan makna kehadiran BUMN di tengah bencana.
Ia menyebut bahwa gerakan ini adalah bentuk tanggung jawab kebangsaan.
“BUMN adalah milik rakyat Indonesia. Oleh karena itu, setiap kali rakyat membutuhkan, kehadiran kami bukanlah pilihan, melainkan kewajiban. Sejak awal terjadinya bencana, kami menegaskan bahwa kehadiran BUMN bukan sekadar pelengkap, tetapi merupakan bentuk tanggung jawab sebagai perusahaan milik negara,” ujarnya.
Baca Juga: Cek Disini! Info Jadwal Kapal Pelni KM Tilongkabila Periode Januari 2026, Lengkapi Lokasi Singgah!
Kutipan ini menjadi pengingat bahwa BUMN hadir bukan untuk pencitraan.
Melainkan sebagai perpanjangan tangan negara bagi rakyatnya. Pesan tersebut terasa kuat ketika disampaikan langsung di lokasi bencana.
Artikel Terkait
Yuk Kenali Lokasi Sebaran 56 Pasar Tumpah di Pulau Jawa Jelang Libur Nataru 2025
Cek Disini! Informasi Jadwal Kapal Pelni KM Leuser Bulan Januari 2026, Lengkap Detail Lokasi Singgah!
Cek Disini! Jadwal Pelayaran Kapal Pelni KM Lawit Bulan Januari 2026, Lengkap Link Tiketnya!
Kawasan Wisata Guci Tegal dilanda Banjir Bandang Setelah Diguyur Hujan Deras
Info Penting! Jadwal Kapal Pelni KM Egon Periode Januari 2026, Lengkap Harga Tiket dan Lokasi Singgah!