Seluruh kegiatan ini merupakan bagian dari inisiatif BUMN Peduli.
Program ini menjadi wadah koordinasi dan sinergi kontribusi BUMN dalam merespons situasi darurat secara terintegrasi.
Melalui BUMN Peduli, berbagai perusahaan pelat merah bergerak dalam satu komando.
Relawan lintas sektor, dukungan logistik, hingga sumber daya operasional dikerahkan bersama.
Tujuannya memastikan bantuan menjangkau masyarakat terdampak secara cepat dan tepat.
Program ini juga membantu menyelaraskan langkah dengan pemerintah daerah.
Dengan sinergi ini, bantuan bisa disalurkan sesuai kebutuhan lapangan.
BUMN Peduli pun menjadi simbol gotong royong nasional.
Hari Bela Negara Dimaknai sebagai Bela Kemanusiaan
Apel pelepasan relawan bertepatan dengan peringatan Hari Bela Negara.
Momen ini dimaknai sebagai wujud kehadiran negara dalam konteks kemanusiaan.
Baca Juga: Tak Sekadar Menghormati, Ini Batas Toleransi dalam Islam di Khutbah Jumat 19 Desember 2025
Dalam arahannya, Dony Oskaria menegaskan peran BUMN sebagai bagian dari tanggung jawab kebangsaan.
“BUMN adalah milik rakyat Indonesia. Oleh karena itu, setiap kali rakyat membutuhkan, kehadiran kami bukanlah pilihan, melainkan kewajiban. Sejak awal terjadinya bencana, kami menegaskan bahwa kehadiran BUMN bukan sekadar pelengkap, tetapi merupakan bentuk tanggung jawab sebagai perusahaan milik negara,” ujar Dony Oskaria.
Artikel Terkait
Insiden Sungai Peusangan Boat Getek Terbalik, Satu Penumpang Belum Ditemukan
Tak Perlu ke Luar Negeri, Bedah Robotik Kini Hadir Lengkap di Siloam Kebon Jeruk
Tak Sekadar Ganti Wajah, Corporate Rebranding BRI Jadi Penegasan Tetap Setia Mendukung UMKM Indonesia
Bukan Cuma Janji, Ini Aksi Nyata BRI Hadir di Tengah Korban Bencana Sumatra
Siapa Suyudi Ario Seto? Kepala BNN, Baru Menjabat dan Berhasil Bongkar Sabu 2 Ton