Beberapa wilayah bahkan tidak bisa dilewati sama sekali karena tertimbun material longsor dan banjir.
Warga Terisolir Bertahan Hidup Hanya dengan Durian
Di tengah keterbatasan logistik, laporan Bupati Tapteng, Masinton Pasaribu, menggambarkan kondisi yang sungguh di luar dugaan.
“Bahkan masyarakat di desa terisolir bertahan hidup dgn makan durian,” tulisnya di Instagram.
Buah yang biasanya dinikmati sebagai camilan tiba-tiba berubah menjadi penyambung hidup bagi warga yang tidak bisa mendapatkan bahan makanan lain.
Krisis Listrik, Beras Menipis, dan Antrean Panjang di SPBU
Memasuki hari ke-8 pasca banjir bandang, sejumlah wilayah masih gelap gulita karena pasokan listrik belum pulih.
Masinton menyebut, “Stok beras menipis, antrian panjang di pom bensin, stok gas elpiji menipis.”
Situasi ini memperparah tekanan yang dialami warga, terutama yang tinggal di wilayah terisolasi dan tidak bisa keluar untuk mencari kebutuhan pokok.
Pemerintah Berjanji Listrik Pulih Jika Cuaca Mendukung
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memperkirakan jaringan listrik akan kembali normal pada Jumat, 5 Desember 2025.
“Material untuk memperbaiki tower-tower yang jatuh sudah ada,” katanya.
Bahlil menyebut seluruh kebutuhan perbaikan dari gardu hingga menara SUTET telah siap.
Artikel Terkait
Bantuan Logistik Lamban Pasca Bencana Banjir, Oknum Warga Sibolga Jarah Gudang Bulog
Di Tengah Ketidakpastian Global, BRI Justru Melesat, Ini 7 Bukti Kuatnya Tata Kelola Mereka
18 Titik dalam Kepungan Air, Upaya Kemanusiaan Aceh dari Akses Terputus hingga Jeritan Minta Tolong
Bencana Menghimpit dan Logistik Terhambat, Kisah di Balik Penjarahan yang Sebenarnya Upaya Bertahan Hidup
Informasi Lengkap Jadwal, Rute dan Tarif Kapal Pelni KM Ciremai Bulan Desember 2025