Rekening PBNU Dikendalikan Maming?
Dalam laporan audit tahun 2022 yang ramai beredar, ditemukan bahwa salah satu rekening Bank Mandiri PBNU berada di bawah pengendalian Mardani H. Maming saat dirinya menjabat sebagai Bendahara Umum PBNU.
Rekening tersebut memiliki spesimen tanda tangan Ketua Umum PBNU saat itu, KH Yahya Cholil Staquf, serta Sumantri.
Temuan ini seolah menjadi pintu masuk polemik tata kelola keuangan di PBNU yang sebelumnya tak pernah terbuka ke publik.
Sorotan pun makin tajam karena informasi yang sejatinya konsumsi internal justru viral dan tersebar luas.
Kondisi ini memunculkan tekanan moral dan institusional bagi PBNU untuk memperjelas posisi dan transparansi mereka.
Faktor Pemecatan Gus Yahya Ikut Dikaitkan, Isu Internal PBNU Menyentuh Ranah Publik
Dalam kesempatan berbeda, Katib Syuriah PBNU, KH Sarmidi Husna, memberi pernyataan terbuka yang semakin memancing diskusi publik.
Ia menyebut bahwa tata kelola keuangan internal menjadi salah satu faktor yang ikut memengaruhi pemecatan KH Yahya Cholil Staquf dari jabatan Ketua Umum PBNU.
Sarmidi membenarkan bahwa informasi mengenai aliran dana Rp100 miliar itu memang ada, meski semestinya tidak keluar dari ruang internal organisasi.
Walau begitu, ia menahan diri untuk tidak membeberkan detail lebih lanjut karena dianggap sensitif.
Pernyataan ini justru memicu rasa penasaran publik, membuat isu internal PBNU yang sebelumnya tertutup kini menjadi sorotan nasional.
KPK Minta Publik Menunggu Pendalaman
Artikel Terkait
Bantuan Logistik Lamban Pasca Bencana Banjir, Oknum Warga Sibolga Jarah Gudang Bulog
Di Tengah Ketidakpastian Global, BRI Justru Melesat, Ini 7 Bukti Kuatnya Tata Kelola Mereka
18 Titik dalam Kepungan Air, Upaya Kemanusiaan Aceh dari Akses Terputus hingga Jeritan Minta Tolong
Bencana Menghimpit dan Logistik Terhambat, Kisah di Balik Penjarahan yang Sebenarnya Upaya Bertahan Hidup
Informasi Lengkap Jadwal, Rute dan Tarif Kapal Pelni KM Ciremai Bulan Desember 2025