Distribusi bantuan pun terhambat. Banyak paket logistik yang seharusnya segera diterima warga justru tertahan berhari-hari karena tidak dapat menembus lokasi terdampak.
Gelombang Kritik di Media Sosial
Sementara itu, warganet ramai-ramai mempertanyakan lambannya respons pemerintah dalam menangani bencana.
Kritik semakin memuncak setelah beredar rekaman penjarahan di Gudang Bulog dan sejumlah pusat perbelanjaan, yang dilakukan warga karena kelaparan dan putus asa mencari makanan.
Hingga kini, banyak daerah masih terisolasi, membuat bantuan sulit masuk. Kondisi tersebut memicu kekhawatiran publik mengenai keseriusan pemerintah dalam menyelamatkan warga yang terjebak banjir.
Para pengamat juga turut mempertanyakan mengapa bencana di Aceh dan Sumatra Utara belum dinaikkan menjadi status darurat nasional, mengingat luasnya wilayah terdampak serta terbatasnya kemampuan pemerintah kabupaten dan kota mengatasi situasi yang semakin genting.***.