Jaring pelindung hijau yang melebur dan berjatuhan menambah kesan mengerikan dari tragedi ini.
Kecepatan peningkatan level kebakaran menggambarkan betapa ganasnya api merambat saat itu.
Perancah bambu dan jaring pelindung memperburuk penyebaran api
Salah satu faktor yang memperparah kondisi adalah penggunaan perancah bambu yang masih lazim dalam pekerjaan konstruksi di Hong Kong.
Baca Juga: Yuk Mari Dicatat! Jadwal, Rute dan Tarif Kapal Pelni KM Bukit Siguntang Periode Desember 2025
Material ini mudah terbakar dan cepat merambat, mempercepat penyebaran api antarunit.
Rekaman di lokasi menunjukkan perancah tersebut menjadi jalur rambatan api yang sulit dihentikan.
Bagian jaring pelindung yang terpasang di sekeliling gedung juga ikut terbakar dan jatuh berapi, menciptakan hujan bara yang membahayakan warga yang mencoba menyelamatkan diri.
Baca Juga: Informasi Lengkap Jadwal, Rute dan Tarif Kapal Pelni KM Tatamailau Periode Desember 2025
Situasi ini membuat tim pemadam kebakaran bekerja dengan risiko tambahan di lapangan.
Hingga kini, penyelidikan mendalam tengah dilakukan untuk menentukan penyebab pasti kebakaran, termasuk kemungkinan adanya unsur kriminal.
Total 11 orang telah diamankan untuk dimintai keterangan, menandai keseriusan pemerintah Hong Kong mengusut tragedi ini sampai tuntas.***
Artikel Terkait
36 Tahun Mengabdi, Mama Asnat Baru Mau Berhenti Mengajar Kalau Sudah Tak Bisa Jalan
UMKM Masuk SOGO, Kolaborasi BRI yang Membawa Produk Lokal ke Etalase Premium Indonesia
Informasi Jadwal dan Tarif Kapal KM Dharma Kartika 7 Rute Pontianak – Semarang PP Periode Desember 2025
Informasi Jadwal, Rute dan Tarif Kapal KM Wilis Periode Desember 2025, Lengkap Link Resminya!
Cek Disini! Jadwal, Rute dan Tarif Kapal KM Egon Periode Desember 2025, Lengkap Link Resminya!