KLIK SAJA - Gelaran Jelajah Kuliner Indonesia 2025 kembali menjadi panggung penting bagi UMKM Tanah Air.
Selama tiga hari, 14–16 November 2025, Lapangan Benteng Medan berubah menjadi ruang perayaan rasa, budaya, dan kreativitas para pelaku UMKM kuliner.
BRI sebagai bank dengan DNA pemberdayaan UMKM, hadir mendukung penuh acara yang digagas BP BUMN ini menyuntikkan semangat bahwa UMKM bukan sekadar sektor, tetapi masa depan ekonomi Indonesia.
BRI Hadir Sebagai Tulang Punggung Akses Pasar UMKM
BRI menegaskan komitmennya lewat dukungan penuh pada bazaar ini, memastikan UMKM terutama pelaku kuliner punya ruang tampil yang layak.
Dukungan ini bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk nyata memperluas akses pasar bagi ribuan pelaku usaha kecil yang selama ini bertumpu pada kreativitas tanpa selalu memiliki panggung sebesar ini.
Menurut Corporate Secretary BRI Dhanny, acara ini adalah peluang emas bagi UMKM memperkenalkan produk terbaiknya ke ranah nasional.
Menghidupkan Kota Medan Lewat Perayaan Rasa
Selama tiga hari, JKI 2025 menjadikan Medan pusat perhatian kuliner Nusantara.
Festival makanan, booth kuliner kreatif, hingga talkshow membuat acara ini bukan hanya bazaar, tetapi ruang interaksi sosial dan budaya.
Baca Juga: AgenBRILink Masuk Desa, Mengapa Dampaknya Bisa Lebih Besar dari yang Kita Bayangkan?
Pengunjung tidak sekadar datang belanja, tetapi merayakan aroma, kisah, dan identitas tiap hidangan.
Medan kembali membuktikan diri sebagai salah satu kota dengan napas kuliner paling hidup di Indonesia.
Artikel Terkait
Bukan Mimpi! Indonesia Siap Punya Kawasan 80 Hektare di Makkah, Lengkap Hotel, Rumah Sakit, hingga Bisnis Syariah
Ketika Forum Dibungkam, Mengapa Audiensi Ijazah Jokowi Justru Diwarnai Walk Out Massal?
Pedagang Tambah Tarif QRIS Mulai Rp500, Trend Baru atau Pelanggaran Aturan BI? Ini Penjelasannya!
Boy Thohir Borong 3,1 Juta Saham TRIM, Sinyal Kepercayaan Besar pada Masa Depan Pasar Modal Indonesia
Mengapa BJB Masih Bungkam? Kronologi Kecelakaan Golf yang Disebut Sebagai Penyebab Wafatnya Yusuf Saadudin