Tindakan ini memastikan bahwa kedua guru tersebut dapat kembali menjalankan profesinya tanpa beban stigma masa lalu.
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menegaskan bahwa rehabilitasi itu otomatis mengembalikan harkat dan martabat keduanya sebagai guru.
Dasco juga menyampaikan bahwa nama baik mereka kini dipulihkan secara penuh.
Rehabilitasi ini menjadi penanda berakhirnya ketidakpastian panjang yang menghantui karier mereka.
Pemulihan tersebut sekaligus menghidupkan kembali hak-hak profesional yang sebelumnya terganggu akibat proses hukum.
Dengan keputusan ini, keduanya dapat kembali berdiri tegak sebagai pendidik.
Awal Masalah: Dari Keluhan Gaji Guru Honorer hingga Laporan LSM
Kasus ini bermula lima tahun lalu ketika kepala sekolah baru di SMAN 1 Luwu Utara menerima laporan dari sepuluh guru honorer yang belum menerima gaji selama sepuluh bulan.
Ternyata, nama para guru tersebut belum terdaftar di Dapodik sehingga dana BOS tidak dapat dicairkan.
Untuk mencari solusi, pihak sekolah bersama Komite Sekolah menyepakati pengumpulan dana sukarela sebesar Rp20 ribu per orang tua siswa, dengan pengecualian bagi keluarga tidak mampu.
Baca Juga: Diaspora Indonesia di Sydney Sambut Antusias Presiden Prabowo: 'Very Exciting!’
Meski disepakati dalam forum resmi, kebijakan itu kemudian dipersoalkan oleh sebuah LSM yang melaporkannya kepada kepolisian.
Setelah dilakukan pemeriksaan, empat guru diperiksa dan dua di antaranya ditetapkan sebagai tersangka.
Kini, setelah lima tahun berlalu, rehabilitasi dari Presiden menjadi penutup dari rangkaian panjang polemik tersebut.
Artikel Terkait
Info Penting ! Jadwal & Tarif Kapal Dharma Lautan Utama Rute Surabaya Ke Banjarmasin Periode 15-30 November 2025
Pahlawanku Teladanku, IFG Bangkitkan Semangat Juang Lewat Upacara dan Santunan Veteran
Sorotan Tajam Mahfud MD: Titik Terlemah Polri Justru di Penegakan Hukum
Harapan, Air Mata, dan Terima Kasih: Cerita Keluarga Pahlawan Nasional di Istana Negara
Dari Rekayasa Hukum hingga Pemalsuan Dokumen, JK Bongkar Modus Lama Mafia Tanah di Indonesia