Dari Meja Proyek ke Meja Kafe, Gubernur Riau Tersandung Jatah Preman Anggaran dan Pola Korupsi yang Tak Pernah Usai

photo author
- Rabu, 5 November 2025 | 13:36 WIB
Dari Meja Proyek ke Meja Kafe, Gubernur Riau Tersandung Jatah Preman Anggaran dan Pola Korupsi yang Tak Pernah Usai (KPK ungkap modus korupsi yang diduga dilakukan oleh Gubernur Riau Abdul Wahid. (Dok KPK))
Dari Meja Proyek ke Meja Kafe, Gubernur Riau Tersandung Jatah Preman Anggaran dan Pola Korupsi yang Tak Pernah Usai (KPK ungkap modus korupsi yang diduga dilakukan oleh Gubernur Riau Abdul Wahid. (Dok KPK))

Publik pun seperti kehilangan rasa kaget. Namun, di balik semua itu, ada hal yang tetap penting: kejujuran masih punya harga — meski sering dikalahkan oleh kebiasaan.

Mungkin benar kata orang bijak: yang paling berbahaya bukan hanya koruptor yang beraksi, tapi masyarakat yang mulai menganggapnya biasa.

KPK boleh saja terus menangkap, tapi pendidikan integritas harusnya dimulai dari hal kecil: dari sekolah, meja rapat, bahkan ruang keluarga.

Sebab korupsi tidak lahir di ruang besar, tapi tumbuh dari kompromi kecil yang dibiarkan hidup.

Baca Juga: Diskon Nataru 2025-2026, Anggaran Rp180 Miliar Siap Permudah Perjalanan dan Liburan Masyarakat

Dan setiap kali berita seperti ini muncul, semestinya bukan rasa lelah yang muncul tapi semangat baru untuk menolak “lumrah”-nya kebusukan.

Abdul Wahid kini resmi menjadi tersangka. Tapi yang seharusnya menjadi terdakwa bukan hanya individu, melainkan sistem yang membiarkan “jatah preman” menjadi bagian dari budaya birokrasi.

Kita mungkin tak bisa menangkap semua pelaku, tapi setidaknya, kita masih bisa menolak untuk ikut membenarkannya.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dita Nilan Karlasari

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X