Prabowo menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk tanggung jawab negara dalam melindungi rakyat dan aset strategis bangsa.
"Dan puluhan ribu hektare sawah-sawah yang subur juga di situ harus kita selamatkan. Saudara-saudara saya kira itu capean-capean yang saya sampaikan. Dan ini menunjukkan saudara-saudara bahwa kita berada di jalan yang benar," urainya.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga berbicara tentang filosofi dasar dalam menjalankan pemerintahan.
Ia menekankan bahwa keberhasilan negara melindungi rakyat harus dimulai dari niat tulus para pemimpin.
"Saya percaya bahwa menjalankan pemerintahan ternyata sebenarnya tidak terlalu rumit. Pertama, awalnya harus dari niat. Niat kita harus baik, niat kita sungguh-sungguh untuk menjalankan amanat dari rakyat," jelasnya.
Ia menambahkan, amanah besar yang dijalankan saat ini perlu keberanian, kejujuran, dan komitmen penuh untuk melindungi seluruh lapisan masyarakat.
"Kita harus berpijak dari awal seperti itu. Kita diberi kekuasaan oleh rakyat untuk melindungi rakyat dari semua bahaya. Bahaya kemiskinan, bahaya kelaparan, bahaya penyakit, bahaya ancaman dari badai, dari bencana, ancaman dari kerusuhan, ancaman dari serangan dari pihak luar," pungkasnya.***
Artikel Terkait
Kebakaran Hebat Melanda Ruang Panel RS Hermina Bekasi, Berhasil Dipadamkan Tanpa Korban Jiwa
Upaya Efisiensi dan Penghematan BGN Dapat Apresiasi Langsung dari Presiden Prabowo di Acara Wisuda UKRI
Menguak Narasi Perundungan di Balik Kematian Mahasiswa UNUD Diduga Lompat dari Gedung FISIP
Pemerintah Luncurkan Program Magang Nasional untuk Kurangi Pengangguran dan Perkuat Keterampilan Lulusan Perguruan Tinggi
DPR Harris Turino: Menkeu Purbaya Terapkan Mazhab Kapitalisme Negara, Jauh Berbeda dari Pendekatan Disiplin Pasar Era Sri Mulyani