“Polres Tangerang Selatan pada hari ini kami sudah melakukan pengamanan dan olah TKP ada di dua tempat kejadian perkara,” terang Victor Inkiriwang.
Hasil penyisiran Jibom memastikan tidak ada bahan peledak seperti yang disebutkan dalam pesan ancaman.
Modus Ancaman: Tebusan via Bitcoin
Berdasarkan laporan pihak kepolisian setempat, pelaku sempat mengirim pesan ancaman melalui WhatsApp dan e-mail dengan isi serupa di ketiga sekolah itu.
Diketahui, pesan tersbut berisi permintaan uang tebusan USD 30.000 melalui alamat bitcoin, disertai peringatan agar pihak sekolah tidak melapor ke polisi.
“Pesan ini untuk semua orang, kita telah memasang bom di sekolah kalian," tulis pelaku dalam pesan ancamannya.
"Bom tersebut mulai dalam 45 menit, bila Anda tidak setuju untuk membayar kami senilai USD 30.000 ke alamat bitcoin kami,” sambungnya.
Teror di NJIS dan Koordinasi Polda Metro
Kasus serupa juga terjadi di North Jakarta Intercultural School (NJIS), Kelapa Gading, Jakut.
Polisi memastikan tidak ada bahan peledak ditemukan di lokasi. Polsek Kelapa Gading bersama Polda Metro Jaya melakukan koordinasi dengan Direktorat Siber untuk melacak asal pesan.
“Polisi langsung bergerak memastikan keamanan sekolah dan melacak jejak digital pelaku,” ujar Victor.
Baca Juga: Cak Imin Larang Santri ‘Nguli’ Bangunan, Imbas Ambruknya Pesantren Al Khoziny
Selain itu, penyelidikan dilakukan bersamaan di tiga lokasi dengan dukungan tim forensik digital.
Pelaku Diburu, Publik Diminta Tenang
Artikel Terkait
Mengerikan! Truk Tronton Terjun Bebas dari Tol Tangerang-Merak di Terowongan Terondol Serang, 5 Orang Terluka Parah Tertimpa Kendaraan
'Rereongan Sapoe Sarebu' Dedi Mulyadi Disorot: Inilah Isi Surat Edaran Donasi Harian untuk ASN dan Pelajar
Insiden Sidoarjo Masuk Hari Ke-7, BNPB Laporkan 37 Korban Tewas; Tim SAR Berjuang di Tengah Puing dan Temuan Mobil Mewah Hitam
Informasi Jadwal Samsat Keliling Area Garut Bulan Oktober 2025, Catat Tanggalnya!
Informasi Jadwal Lokasi Samsat Keliling Area Pemalang Bulan Oktober 2025