Renye juga memuji “kepahlawanan” jemaat yang melindungi anak-anak di dalam gereja saat insiden berlangsung.
Saat ini, penyidik tengah menggeledah properti milik pelaku dan memeriksa catatan ponselnya untuk mencari motif.
FBI memimpin penyelidikan dan telah mengirimkan tim tanggap krisis, teknisi penjinak bom, serta personel lainnya ke lokasi, kata Reuben Coleman, pejabat sementara agen khusus yang memimpin kantor FBI di Detroit.
Juru bicara Kepolisian Negara Bagian Michigan, Kim Vetter, mengatakan bahwa petugas juga merespons ancaman bom tambahan di beberapa lokasi lain. “Kami telah menindaklanjuti dan menyatakan lokasi-lokasi itu aman,” ujarnya.
Dalam pernyataan resminya, Church of Jesus Christ of Latter-day Saints mengonfirmasi adanya penembakan saat ibadah berlangsung dan menyebutkan “beberapa orang mengalami luka-luka”.
“Kami berdoa agar semua pihak yang terlibat mendapat kedamaian dan kesembuhan,” tulis pihak gereja.
Polisi Grand Blanc menyebutkan sekitar 100 agen FBI telah dikerahkan untuk membantu penyelidikan.
Presiden Donald Trump mengatakan telah menerima laporan mengenai penembakan ini dan memastikan FBI akan memimpin investigasi federal.
Dalam unggahannya di Truth Social, ia menyebut peristiwa ini sebagai “satu lagi serangan yang ditargetkan terhadap umat Kristiani di Amerika Serikat.”
Jaksa Agung AS, Pam Bondi, melalui unggahannya di X, menuliskan bahwa ia menerima laporan mengenai “penembakan dan kebakaran mengerikan” di gereja tersebut.
“Kekerasan di tempat ibadah sungguh memilukan dan menakutkan,” tulis Bondi. “Mari bersama-sama mendoakan para korban tragedi ini.”
Gubernur Michigan, Gretchen Whitmer, mengecam keras insiden tersebut.
“Kekerasan di mana pun, terlebih di rumah ibadah, tidak dapat diterima,” ujarnya, sembari menambahkan bahwa ia terus memantau situasi.
Mantan senator AS dari Utah sekaligus salah satu tokoh Mormon paling terkemuka, Mitt Romney, menyebut penembakan ini sebagai sebuah “tragedi”.
Ia menambahkan, “Saudara-saudari saya serta gereja mereka menjadi sasaran kekerasan. Saya berdoa agar mereka mendapat pemulihan dan penghiburan.”***