Seorang Pria Serang Gereja Mormon di Michigan, Tewaskan 4 Orang dan Bakar Bangunan, Ada Hubungan dengan Pembunuhan Charlie Kirk?

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Senin, 29 September 2025 | 10:55 WIB
Penampakan Gereja Mormon di Michigan yang terbakar (The New York Times)
Penampakan Gereja Mormon di Michigan yang terbakar (The New York Times)

KLIK SAJA - Sedikitnya empat orang tewas dan beberapa lainnya luka-luka setelah seorang pria bersenjata menabrakkan kendaraannya ke sebuah gereja Mormon di Michigan, lalu melepaskan tembakan dan membakar bangunan tersebut, menurut keterangan kepolisian.

Pejabat berwenang menyebutkan bahwa serangan terhadap Church of Jesus Christ of Latter-day Saints yang merupakan aliran Mormon di Grand Blanc, sebuah kota sekitar 100 km barat laut Detroit, terjadi saat ibadah Minggu yang dihadiri ratusan jemaat.

Pelaku, yang diidentifikasi sebagai Thomas Jacob Sanford (40) asal Burton, Michigan, kemudian ditembak mati polisi di area parkir gereja.

Belum diketahui pasti motif pelaku ada keterkaitan dengan penembakan tokoh Kristen sayap kanan, Charlie Kirk beberapa waktu lalu.

Mengingat pembunuh Charlie Kirk adalah penganut Kristen Mormon.

Pihak berwenang menyelidiki insiden ini sebagai “tindakan kekerasan yang ditargetkan”, meski motifnya masih belum jelas.

Baca Juga: Bukan Muslim ataupun Imigran, Pembunuh Charlie Kirk Ternyata Seorang Penganut Mormon Asal Utah

Dua korban tewas akibat luka tembak, kata Kepala Kepolisian Grand Blanc Township, William Renye, dalam konferensi pers pada Minggu.

Kebakaran yang terjadi menyebabkan kerusakan parah pada bangunan, dan beberapa orang masih belum ditemukan, tambah Renye.

Ia menjelaskan, sekitar pukul 10.25 waktu setempat, ratusan jemaat sedang beribadah ketika pelaku menabrakkan kendaraan ke dalam gereja.

Setelah itu, pelaku menembakkan senjata laras panjang bergaya serbu, “melepaskan beberapa tembakan ke arah jemaat di dalam gereja,” jelasnya.

Polisi segera tiba di lokasi dan terlibat baku tembak dengan pelaku, hingga berhasil melumpuhkannya.

Pelaku tewas pada pukul 10.33 waktu setempat, delapan menit setelah aksi penembakan dimulai.

“Kami masih mencoba memastikan kapan dan dari mana api mulai menyala serta bagaimana kebakaran terjadi,” ujar Renye. “Namun kami percaya api tersebut memang sengaja dibuat oleh pelaku.”

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Rekomendasi

Terkini

X