Peningkatan kapasitas usaha petani juga dihadirkan melalui program Klaster Usaha dalam Klasterku Hidupku, sebuah inisiatif pemberdayaan berbasis komunitas mikro.
Melalui program ini, BRI membentuk kelompok usaha berdasarkan kesamaan sektor, kondisi geografis, serta kedekatan sosial antar pelaku usaha di suatu wilayah.
Adapun jumlah Klaster Usaha binaan BRI telah mencapai 41.217 di seluruh Indonesia.
Dari jumlah tersebut, sebagian besar berasal dari sektor pertanian dengan porsi 47,63%, disusul industri (30,02%) dan perdagangan (10,78%).
Selain program pemberdayaan dan pembiayaan, BRI juga memperluas akses layanan keuangan bagi petani melalui jaringan AgenBRILink yang tersebar hingga pelosok, sehingga petani dapat lebih mudah membuka rekening, menabung, dan melakukan transaksi keuangan lainnya.
Tidak berhenti pada layanan dasar, para agen setempat juga aktif mengedukasi petani agar semakin terbiasa memanfaatkan layanan digital seperti BRImo dan QRIS.
Pemanfaatan layanan digital ini pun membantu meningkatkan efisiensi transaksi sekaligus menyediakan rekam jejak keuangan yang lebih jelas bagi pengelolaan usaha tani.
“Melalui berbagai inisiatif pemberdayaan tersebut, BRI menegaskan keberpihakannya pada petani dengan pendekatan yang menyeluruh, mulai dari akses modal, pemberdayaan, hingga digitalisasi, Harapannya, petani dapat tumbuh lebih produktif, inklusif, dan berkelanjutan sekaligus memperkuat peran sektor pertanian sebagai penopang utama perekonomian nasional,” tutup Akhmad.***
Artikel Terkait
Bank BRI Tunjuk Dhanny sebagai Corporate Secretary, Harapan Mampu Bawa Perusahaan ke Level Lebih Tinggi
Fokus pada Pertumbuhan Sehat, BRI Berhasil Tingkatkan CASA Hingga 65,5% Sebagai Strategi Jangka Panjang
Rayakan Hari Pelanggan Nasional 2025, BRI Ungkapkan Apresiasi dan Perbarui Komitmen untuk Selalu Beri Layanan Terbaik bagi Nasabah
BRI Peduli Lingkungan dan Berdayakan Masyarakat, UMKM Surabaya Hadirkan Inovasi Popok Kain Ramah Lingkungan
Berkat Inovasi Digital, BRI Catat Pertumbuhan Transaksi Merchant Signifikan pada Semester I 2025