Evaluasi Program MBG
Di tingkat provinsi, Gubernur Dedi Mulyadi menegaskan kasus ini harus menjadi bahan evaluasi serius.
Dedi menyebut, makanan MBG yang dikonsumsi siswa basi akibat terlalu lama disimpan.
“Waktunya sudah terlalu lama, antara dimasak dan dimakan, dan itu harus menjadi bahan evaluasi,” terang Dedi dalam pernyataan yang sama.
Gubernur Jabar itu lantas meminta dapur penyelenggara menyesuaikan jam masak dengan jam distribusi agar makanan tetap segar.
Baca Juga: Menkeu Purbaya Siap Ambil Alih Program MBG Jika Berdaya Serap Rendah
“Jadi jangan masaknya terlalu sore atau malam, kalau bisa agak mepet ke pagi agar nasi dan makanannya disajikan masih dalam keadaan fresh,” sebut Dedi.
Meski belum memutuskan apakah dapur MBG akan dihentikan sementara, Dedi memastikan evaluasi akan digelar terbuka bersama penyelenggara.
Hingga kini, terkhusus bagi sebagian publik, langkah tersebut akan dinantikan sebagai hal yang bukan sekadar janji, melainkan jaminan agar peristiwa serupa tidak kembali terulang di masa mendatang.***
Artikel Terkait
Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Banten Gelar Pelantikan, Tekankan Pentingnya Peran Mahasiswa di Tengah Masyarakat
Hasan Nasbi Pamit dari Jabatan Kepala PCO, Kini Duduk di Kursi Komisaris Pertamina
Rimbun dan Penuh Energi, Paviliun Indonesia Jadi Primadona di Expo 2025 Osaka dan Mampu Curi Perhatian Warga Jepang
Tembakau Sintetis 21 Kilogram Disita, Polisi Bongkar Pabrik Narkoba di Apartemen Cikarang yang Beroperasi Empat Bulan
Presiden Prabowo Tiba di AS untuk Sidang PBB, Warga Indonesia di New York Sambut Kedatangannya dengan Semarak