Menkeu Purbaya: Anggaran Subsidi Listrik Berpotensi Sentuh Rp89 Triliun, Pemerintah Siapkan Berbagai Upaya Pengurangan

photo author
- Senin, 22 September 2025 | 11:50 WIB
Menkeu Purbaya: Anggaran Subsidi Listrik Berpotensi Sentuh Rp89 Triliun, Pemerintah Siapkan Berbagai Upaya Pengurangan (Foto ilustrasi - Menkeu Purbaya sebut pemerintah tengah siapkan PLTS untuk kurangi tarif subsidi listrik. (Web.pln.co.id))
Menkeu Purbaya: Anggaran Subsidi Listrik Berpotensi Sentuh Rp89 Triliun, Pemerintah Siapkan Berbagai Upaya Pengurangan (Foto ilustrasi - Menkeu Purbaya sebut pemerintah tengah siapkan PLTS untuk kurangi tarif subsidi listrik. (Web.pln.co.id))

KLIK SAJA - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyoroti anggaran subsidi listrik yang terus membengkak.

Hingga semester pertama tahun 2025, subsidi listrik yang sudah terealisasi mencapai Rp36,6 triliun, dengan proyeksi total anggaran sepanjang tahun bisa mencapai Rp89 triliun.

Angka ini mendorong pemerintah untuk mencari cara mengurangi beban subsidi listrik.

Purbaya mengungkapkan bahwa dalam rapat terbatas di Hambalang, dibahas berbagai upaya untuk memangkas anggaran subsidi.

Mengembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS)

“Waktu itu dibicarakan penggunaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), tapi kita lihat harganya masih agak terlalu tinggi,” ujar Purbaya dalam keterangannya kepada awak media pada Jumat, 19 September 2025 lalu.

Baca Juga: DPR Usulkan Ganti MBG Jadi Bantuan Tunai, Istana Tegaskan Konsep Sekarang Paling Tepat

Pemerintah saat ini, menurut Purbaya sedang mengembangkan teknologi agar harga produksi mendekati harga yang murah yang sekarang.

Ia menambahkan bahwa hasilnya nantinya pun bisa mengecilkan bahkan menghilangkan subsidi.

Pakai Sumber Energi Terbarukan

Penggunaan sumber energi terbarukan juga terbuka agar lebih murah karena bisa menekan dari sisi harga.

Baca Juga: Buat Pencari Kerja! Ayo Ikutan Jakarta Pusat Job Festival 2025 Mulai 30 September, Cek Disini Lengkapnya!

“Sedang dicari teknologi PLTS yang bagus, kemungkinan juga memakai sumber-sumber energi terbarukan yang lebih murah dibanding yang ada sekarang,” ucap Purbaya.

“Jadi sedang dicari PLTS tapi masih dihitung peningkatan efisiensinya,” tambahnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dita Nilan Karlasari

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X