Untuk mengamankan aksi, Polda Metro Jaya menurunkan 1.371 personel gabungan dari PMJ, Polres Metro Jakarta Pusat, Pemprov DKI, serta Kodam Jaya.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam, memastikan jalannya aksi tetap kondusif. “Kami berharap situasi tetap aman. Mohon semua pihak mengikuti arahan petugas di lapangan,” ujarnya.
Uniknya, sebagian polisi yang berjaga terlihat mengenakan peci.
Ade Ary menjelaskan hal itu sebagai bentuk peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang jatuh pada hari yang sama. “Di hari baik ini, kami berharap aksi berjalan damai dan penuh semangat menjaga kamtibmas,” katanya.
Selain mahasiswa Unpad, aksi ini juga diikuti oleh perwakilan dari Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Universitas Gadjah Mada (UGM). Mereka menegaskan aksi ini bertujuan untuk menagih komitmen pemerintah atas 17+8 Tuntutan Rakyat, sekaligus meminta aparat segera membebaskan massa aksi yang sebelumnya ditangkap.
Dengan pendekatan kreatif seperti piknik, mahasiswa ingin menunjukkan bahwa perlawanan tidak selalu harus diwarnai ketegangan.
Justru melalui cara damai, mereka berharap suara rakyat dapat terdengar lebih luas dan menyentuh hati masyarakat.***