Ramos-Horta: Timor Leste Pasti Bergabung dengan ASEAN

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Minggu, 3 Agustus 2025 | 05:09 WIB
Ramos Horta saat di markas besar ASEANdi Jakarta (RRI)
Ramos Horta saat di markas besar ASEANdi Jakarta (RRI)

KLIK SAJA - Presiden Timor-Leste Jose Ramos-Horta menegaskan, negaranya siap menjadi anggota penuh ke-11 ASEAN pada tahun ini.

Menurut rencana, pengumuman resmi akan dilakukan pada KTT ke-47 ASEAN di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 26 Oktober 2025 mendatang.

“Saya ingin menyampaikan beberapa patah kata lagi tentang posisi kami di Timor-Leste. Semoga, semuanya tampak siap bagi kami untuk bergabung dengan ASEAN pada bulan Oktober tahun ini,” ujar Ramos-Horta dalam Pidato Politik di Markas Besar ASEAN, Jakarta, Jumat (1/8/2025).

Apresiasi Dukungan Negara-Negara ASEAN

Ramos-Horta menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai negara anggota ASEAN dalam proses aksesi Timor-Leste.

Ia menyoroti masukan yang diberikan untuk memperkuat kapasitas, meningkatkan pendidikan, dan melatih sumber daya manusia di negaranya.

Menurutnya, semangat kolaborasi itu telah membawa kemajuan signifikan bagi Timor-Leste dalam beberapa tahun terakhir, termasuk peningkatan administrasi publik serta peninjauan dan reformasi hukum.

Dengan nada bercanda, ia mengaku bahwa banyak undang-undang di Timor-Leste sebelumnya merupakan hasil “copy-paste” dari negara lain, bahkan kadang lupa menghapus nama desa atau kota asal dari naskah asli.

Visi ASEAN dan Komitmen Perdamaian

Presiden Ramos memuji visi ASEAN yang berpusat pada rakyat dan berkomitmen untuk tidak meninggalkan siapa pun.

Ia menegaskan bahwa Timor-Leste akan ikut menjaga perdamaian di kawasan dan memberi kontribusi lebih luas setelah menjadi anggota penuh.

“Tidak meninggalkan orang-orang yang tertinggal, tetapi juga tidak meninggalkan mereka yang masih berada di pinggiran pembangunan dan kemajuan. Untuk melakukan itu, kami harus bekerja lebih keras untuk menjaga perdamaian di kawasan ini,” ucapnya.

Negara Muda dengan Banyak Pelajaran

Sebagai negara termuda di Asia Tenggara yang merdeka pada 2002, Timor-Leste masih menghadapi tantangan besar dalam pembangunan ekonomi, infrastruktur, dan penguatan institusi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Rekomendasi

Terkini

X