Dari ratusan pengaduan yang masuk, sebanyak 116 telah diverifikasi, dan 11 orang sudah menerima refund.
Kementerian PKP juga menyatakan siap mengawal seluruh proses hingga tuntas.
"Kami bertemu dengan ratusan orang yang sangat sedih dan pahit hidupnya karena sudah bayar lunas tetapi tidak dapat rumahnya. Itu paling besar adalah soal Meikarta," kata Ara.
Titik Terang di Tengah Kekecewaan
Setelah bertahun-tahun tanpa kejelasan, banyak konsumen Meikarta kini melihat peluang baru untuk mendapatkan hak mereka.
Meski refund baru diberikan ke sebagian kecil korban, kehadiran negara dalam menangani konflik antara pengembang dan rakyat kecil dianggap sebagai langkah maju.
Dengan tenggat yang sudah ditetapkan, bola kini ada di tangan Lippo Group.
Jika komitmen ini gagal dipenuhi, bukan tak mungkin Kementerian PKP, atau dalam hal ini, Menteri PKP, harus mencari langkah-langkah baru guna segera menyelesaikan masalah ini.***
Artikel Terkait
Info Pencari Kerja! Kemnaker Gelar Job Fair Nasional Seri I Tahun 2025 Pada 22–23 Mei 2025, Cek Disini Lengkapnya!
Buat Pelaku Usaha Jogja! Hadirilah IFBC 2025 Pada 30 Mei 2025: Pameran Franchise, Peluang Usaha, Distributor dan Keagenan Terlengkap di Yogyakarta!
Haru Biru! Siswa 'Nakal' Alumni Gemblengan Barak Militer Ala Kang Dedi Mulyadi Jadi Petugas Upacara Harkitnas di Gedung Sate
Buat Heboh Lagi! Kang Dedi Mulyadi Akan Dirikan Sekolah Kebangsaan Jabar Istimewa Untuk Pelajar Jawa Barat
Info Pelajar Kota Pahlawan! Pemkot Surabaya Resmi Buka SPMB 2025/2026, Cek Di Sini Link dan Jadwal Simulasinya!