TikTok Akan Dilarang di AS, Bagaimana Kelanjutannya?

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Kamis, 19 Desember 2024 | 06:36 WIB
Demo menentang pelarangan TikTok di AS (Financial Times)
Demo menentang pelarangan TikTok di AS (Financial Times)

"Pengadilan banding memutuskan bahwa keamanan nasional lebih kuat daripada argumen Amandemen Pertama. Namun, para Hakim akan meneliti nilai-nilai yang berpotensi bertentangan, tetapi penting," ungkapnya.

Meskipun sulit untuk memprediksi hasilnya, profesor Cornell Sarah Kreps mengatakan akan mengejutkan bagi pengadilan untuk membatalkan putusan sebelumnya dan melawan keinginan kongres dan Gedung Putih.

"Kasus ini telah melewati cabang eksekutif, cabang legislatif, dan pengadilan yang lebih rendah, yang semuanya menguatkan argumen bahwa kepemilikan TikTok oleh ByteDance yang berbasis di Tiongkok menimbulkan risiko keamanan nasional," kata Dr. Kreps.

Masa depan TikTok tidak hanya bergantung pada proses hukum, tetapi juga bagaimana sikap presiden baru AS, Donald Trump.

Pada periode kepresidenannya pertama, Trump kerap berseteru dengan China dan TikTok.

Namun, beberapa waktu lalu Donald Trump sempat bertemu dengan Bos TikTok, Shou Zi Chew.

Belum jelas pertemuan mereka menghasilkan kesepakatan seperti apa, yang jelas TikTok sedang dalam keadaan pelik di AS, walau banyak warganya yang menjadi penggunanya.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: BBC

Tags

Rekomendasi

Terkini

X