Gempa 7,3 Skala Richter Guncang Vanuatu, Banyak Bangunan Rata dengan Tanah

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Rabu, 18 Desember 2024 | 05:42 WIB
Salah satu bangunan di Vanuatu yang rata dengan tanah seusai Gempa Bumi (17/12) (Getty IMages)
Salah satu bangunan di Vanuatu yang rata dengan tanah seusai Gempa Bumi (17/12) (Getty IMages)

Maskapai penerbangan Australia Jetstar, anak perusahaan Qantas, membatalkan penerbangan yang dijadwalkan Rabu pagi dari Sydney ke Port Vila, dengan alasan "aktivitas gempa bumi di Vanuatu dan laporan kemungkinan kerusakan pada infrastruktur bandara Port Vila".

Survei Geologi Amerika Serikat melaporkan sedikitnya empat gempa susulan di sekitar Port Vila - dengan kekuatan berkisar antara 4,7 hingga 5,5 - dalam dua jam setelah gempa pertama. Gempa pertama terjadi pada kedalaman 10 km (6,2 mil).

Pihak berwenang di negara tetangga Selandia Baru dan Australia mengatakan tidak ada ancaman tsunami bagi negara mereka.

Australia juga mengatakan siap mendukung Vanuatu selagi tingkat kerusakannya ditaksir.

Kedutaan Besar Amerika Serikat, Komisi Tinggi Inggris, Kedutaan Besar Prancis, dan Komisi Tinggi Selandia Baru termasuk di antara bangunan yang rusak dalam kompleks yang sama.

Pejabat AS mengatakan gedung tersebut mengalami "kerusakan parah" dan akan ditutup hingga pemberitahuan lebih lanjut.

Semua staf di gedung tersebut telah dievakuasi dengan selamat, imbuh mereka.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: BBC

Tags

Rekomendasi

Terkini

X