KLIK SAJA - Gempa bumi berkekuatan 7,3 skala Richter telah melanda dekat ibu kota Vanuatu, Port Vila.
Gempa tersebut menyebabkan tanah longsor di beberapa tempat, menghancurkan ratusan kendaraan, dan meratakan banyak bangunan.
Ada laporan kematian yang belum dikonfirmasi tetapi tingkat kerusakan sepenuhnya masih belum jelas, karena listrik dan jaringan seluler di seluruh negeri masih terputus.
Baca Juga: Ngeri! Seorang Siswa Perempuan AS Lakukan Penembakan Massal di Sekolah, Tewaskan 2 Korban Jiwa
Gempa terjadi pada pukul 12:47 waktu setempat pada hari Selasa (17/12)
Dilansir dari BBC puluhan orang terpaksa harus berada di luar Rumah Sakit Pusat Vila, antisipasi gempa susulan.
Walaupun belum terkonfirmasi berapa jumlah korban meninggal, namun diperkirakan bisa lebih ratusan, dikarenakan banyak bangunan yang rata dengan tanah, dan mayat-mayat bergelimpangan di jalanan.
Dilaporkan warga setempat, beberapa gedung yang runtuh di sekitar pusat kota, operasi penyelamatan besar-besaran sedang dilakukan untuk mengevakuasi orang-orang yang mungkin masih hidup di dalam gedung.
Vanuatu, negara kepulauan dataran rendah yang terdiri dari sekitar 80 pulau di Pasifik Selatan, terletak di sebelah barat Fiji dan ribuan kilometer di sebelah timur Australia utara.
Negara ini terletak di daerah yang aktif secara seismik, dan rentan terhadap gempa bumi besar dan bencana alam lainnya.
Baca Juga: Israel Resmi Akan Menguasai Penuh Dataran Tinggi Golan, Walau Langgar Hukum Internasional
Bisa dikatakan warga Vanuatu sudah terbiasa merasakan gempa setiap tahun, setiap waktu.
Namun gempa kali ini dapat dikatakan sangat besar dampaknya, dan sangat membutuhkan bantuan internasional.
Secara terpisah, beberapa maskapai penerbangan Australia juga telah membatalkan penerbangan ke Port Vila, dengan alasan kerusakan di bandara.