KLIK SAJA - Hari Toleransi Sedunia diperingati setiap tanggal 16 November.
Peringatan ini merupakan pengakuan global terhadap pentingnya toleransi dalam masyarakat yang beragam.
Majelis Umum PBB menetapkan hari ini melalui resolusi 51/95 pada tahun 1996.
Tujuan dari peringatan ini adalah untuk mendorong kerukunan dan saling menghormati di antara berbagai kelompok masyarakat.
Dalam keberagaman, pantun menjadi salah satu bentuk ekspresi budaya yang dapat menyampaikan pesan-pesan toleransi.
Melalui pantun, kita bisa mengajak masyarakat untuk menjaga hubungan baik antar sesama, meskipun memiliki latar belakang yang berbeda.
Pantun-pantun ini tidak hanya menghibur tetapi juga mendidik, mengingatkan kita akan pentingnya saling menghargai.
Salah satu pantun yang bisa dijadikan contoh adalah:
Baca Juga: Presiden Prabowo Akhiri Kunker di AS: Kolaborasi Lebih Baik Dari Konfrontasi
“Bunga mawar di taman indah, / Harum semerbak menyejukkan hati; / Mari kita jaga persatuan, / Dalam perbedaan kita bersatu.”
Pantun ini menggambarkan keindahan keberagaman dan pentingnya persatuan di tengah perbedaan.
Selain itu, ada juga pantun yang berbicara tentang saling menghormati:
“Air tenang menghanyutkan, / Janganlah kita mudah tersinggung; / Dengan cinta dan pengertian, / Kita bisa hidup rukun.”
Artikel Terkait
Korban Selamat Ungkap Detik-Detik Truk Tronton Gilas Banyak Kendaraan di Tol Cipularang, Ternyata Begini Kondisi Jalannya
Pemerintah Minta Perusahaan Platform Digital Penuhi Kerja Sama yang sudah Disepakati
Prabowo Bertemu Para Pimpinan Perusahaan AS: Mereka Percaya dengan Ekonomi Indonesia
Cerita Keluarga Korban Kecelakaan Tol Cipularang, Cemas Saat Lihat Berita Kecelakaan di TV
Presiden Prabowo Pantau Bencana Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki via Rapat Video Conference dari AS