Dari seluruh perbuatan tersebut, DJBC telah melakukan 183 penyidikan pidana dan menetapkan 193 tersangka.
Pada kesempatan yang sama, Sri Mulyani mengumumkan Sinergi yang merupakan bagian dari Biro Anti Penyelundupan mampu melaksanakan 283 operasi pada 4-11 November 2024.
“Ini terjadi hanya dalam waktu seminggu,” kata Sri Mulyani.
Produk utama yang diperdagangkan dalam sinergi antarlembaga ini antara lain sandang, tekstil, mesin elektronik, tembakau, minuman beralkohol, dan narkotika.
Perkiraan nilai barang yang diperdagangkan sebesar Rp 49 miliar, dan potensi kerugian negara yang dihemat sebesar Rp 10,3 miliar.***
Artikel Terkait
CEO Promedia, Agus Sulistriyono, Desak Kebijakan Ekonomi Pro Rakyat: Stop Impor Beras, Sapi, dan Daging Beku yang Memukul Petani dan Peternak
Hari Kesehatan Nasional ke-60 Jangan Lupa Pentingnya Menjaga Kesehatan, Ini lah Tema yang Diusung!
Wapres Gibran Ingin Dengar Aduan Masyarakat Langsung di Istana: Meski Beda Era, Ternyata Jokowi Pernah Lakukan Hal Serupa
Viral! Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang KM 92 Arah Jakarta, Banyak Kendaraan Ringsek Bertumpuk
Video Viral Presiden Prabowo Menelpon Donald Trump, Ucapkan Selamat Pada Kemenangan Pilpres AS