Menyoal Layanan Aduan Masyarakat Ala Gibran, Bikin Platform Serupa Bikinan Jokowi Tak Jelas Nasibnya

photo author
- Rabu, 13 November 2024 | 12:01 WIB
Layanan pengaduan mas wapres Gibran  (Potret Wapres RI Gibran Rakabuming Raka dan Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi) yang membuat layanan pengaduan masyarakat di eranya masing-masing. Simak ulasan selengkapnya. (Instagram.com / @gibran_rakabuming - @jokowi))
Layanan pengaduan mas wapres Gibran (Potret Wapres RI Gibran Rakabuming Raka dan Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi) yang membuat layanan pengaduan masyarakat di eranya masing-masing. Simak ulasan selengkapnya. (Instagram.com / @gibran_rakabuming - @jokowi))

Namun berdasarkan pantauan, platform tersebut sudah tidak dapat digunakan lagi oleh masyarakat yang ingin mengadukan masalahnya kepada sang Presiden RI ke-7.

Sorotan Warganet Soal Layanan Aduan Masyarakat di Era Gibran dan Jokowi

Sejumlah warganet menilai layanan yang dibuat oleh Gibran itu tidak akan berjalan efektif seperti pada masa pemerintahan era Jokowi.

Seperti dalam poster yang diunggah oleh Wapres Gibran, terdapat nomor WhatsApp yang dicantumkan untuk memudahkan masyarakat dalam memberikan laporannya.

Baca Juga: Poin Penting Hasil Kunjungan Prabowo ke Tiongkok, Gaet Investasi Rp 157 T hingga Tegaskan Sikap Politik RI

Namun, sejumlah warganet mengeluhkan nomor WhatsApp untuk layanan pengaduan masalah tersebut tidak aktif.

"Nomor pengaduan Mas Wakil Presiden 081117042207 ternyata tidak aktif per pukul 08.41 WIB. Padahal ini sudah jam kerja," ujar seorang warganet dengan akun X @JhonSitorus_18, pada Senin, 11 November 2024.

Terkait kontak WhatsApp yang tidak aktif itu, warganet menilai platform itu bermasalah seperti di masa pemerintahan Jokowi.

"Program bermasalah seperti Bapaknya (Jokowi)," ungkap warganet melalui akun X @NutiHandayani.

Baca Juga: Presiden Prabowo Ajak Perusahaan Besar AS Untuk Dorong Investasi Dalam Negeri Pada Pertemuan di Washington DC

"Itu jebakan, nggak tahu kelakuannya semua WhatsApp masuk, disitulah data-data discreening, dijadikan bahan olahan," terang @DwiPakerti.

Di sisi lain, adanya layanan pemerintah menggunakan platform digital juga menunjukkan latahnya pemerintah terhadap digitalisasi.

Sebab, aplikasi layanan pemerintah yang sebenarnya ditujukan agar memudahkan masyarakat, justru dibuat bingung dengan semakin banyaknya aplikasi yang dirilis oleh pemerintah.

Ratusan Ribu Aplikasi ‘Layanan’ Pemerintah RI Bikin Anggaran Boros

Menteri Keuangan (Menkeu) di era Gibran dan Jokowi, Sri Mulyani pernah mengeluhkan ribuan aplikasi yang tidak semuanya tidak berfungsi secara efektif.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dita Nilan Karlasari

Sumber: Media Sosial

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X