Presiden Prabowo Gelar Rapat Terbatas Selamatkan Industri Tekstil Yang Sekarat

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Selasa, 29 Oktober 2024 | 20:17 WIB
Ilustrasi Rapat Terbatas Presiden Prabowo (Setneg)
Ilustrasi Rapat Terbatas Presiden Prabowo (Setneg)

KLIK SAJA - Presiden Prabowo Subianto segera menggelar rapat terbatas dengan sejumlah menteri terkait perkembangan industri tekstil dalam negeri yang digelar di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 29 Oktober 2024.

Dilansir dari Sekretariat Negera, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa pemerintah berkomitmen untuk menjaga kelangsungan industri tekstil dalam negeri yang tengah menghadapi tantangan.

“Beliau ingin update mengenai situasi terkini, mengenai situasi industri tekstil salah satunya Sritex. Arahan beliau agar perusahaan tetap berjalan,” ungkap Airlangga kepada para awak media.

Baca Juga: Sritex Pailit, Puluhan Ribu Pekerja Terancam PHK, Presiden Prabowo Perintahkan 4 Kementerian Untuk Selamatkan

Mengenai status pailit Sritex, Menko Airlangga mengatakan bahwa pemerintah akan berkoordinasi dengan kurator terlebih dahulu. “Nanti dilihat dulu karena sekarang statusnya ada kurator tentu harus ada pembicaraan dengan kurator,” ungkapnya.

Permasalahan Pailit Sritex memang menjadi concern utama dari Presiden akhir-akhir ini, dimana efeknya sangat berdampak berantai dalam industri tekstil.

Hal tersebut dikarenakan industri tekstil merupakan salah satu soko guru perekonomian Indonesia, serta menyerap tenaga kerja yang sangat banyak.

Maka dari itu, Sritex yang memperkerjakan puluhan ribu tenaga kerja, tentunya akan berdampak besar pada tingkat pengangguran jika memang terjadi PHK besar-besaran.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menekankan bahwa pemerintah memastikan bahwa PHK tidak akan terjadi.

Baca Juga: Hore! Presiden Prabowo Akan Putihkan Hutang 6 Juta UMKM, Nelayan dan Petani

Yassierli berujar, pemerintah menginstruksikan agar industri tekstil tetap berproduksi apapun kondisinya.

Perlu diketahui Sritex adalah pabrik tekstil terbesar di Indonesia, dan sudah terkenal sering mengekspor bahan garmen ke luar negeri.

Bahkan Sritex adalah pemasok utama pakaian militer untuk NATO dan beberapa negara lainnya, karena memang produk yang dihasilkan berkualitas tinggi.

Namun kini Sritex dalam kondisi pailit terjerat hutang akibat imbas badai Covid 19, dan mengancam puluhan ribu pekerjanya untuk dirumahkan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: Setneg

Tags

Rekomendasi

Terkini

X