Akibat Guru Hororer Supriyani Dipolisikan, Guru di Seluruh SD Baito Ramai-Ramai Tolak Siswa Anak Polisi

photo author
Widha Kliksaja, Klik Saja
- Selasa, 29 Oktober 2024 | 12:32 WIB
Unjuk rasa kawal kasus guru honorer Supriyani (Widha)
Unjuk rasa kawal kasus guru honorer Supriyani (Widha)

Pihak orangtua D menawarkan jalur damai dengan meminta uang senilai Rp. 50 juta

Supriyani sendiri telah bekerja selama 16 tahun sebagai guru honorer di sekolah tersebut dan baru kali ini berurusan dengan hukum.

Ia mengaku heran karena tuduhan tersebut sangat tidak masuk akal, karena saat itu ia sedang tidak mengajar di kelas tempat D berada.

Baca Juga: Rodri Resmi Raih Ballon d'Or 2024 ketika Tak Satupun Perwakilan Real Madrid Datang

 

Sana Ali yang merupakan kepala sekolah SDN 4 Baito menyatakan bahwa tuduhan terhadap Supriyani tersebut sangat janggal, karena tak ada seorang guru pun yang melihatnya.

Tidak juga terdengar suara kesakitan dari D. Hari itu tidak ada kejadian apapun sampai anak-anak pulang sekolah.

 

Sana Ali juga mengungkapkan jika Supriyani merupakan seorang guru yang sabar dan pendiam serta lembut.

Baca Juga: Lowongan Kerja Fashion Designer Pendidikan Minimal SMK Tata Busana Tanpa Batasan Usia

Namun diakui Sana Ali, kalau D memang anak yang cenderung agresif saat berada di sekolah.

 

 

Penahanan Supriyani Ditangguhkan

Pada tanggal 22 Oktober 2024 Supriyani dibebaskan dari Rutan Perempuan Kelas 3 Kendari setelah penahanan terhadap dirinya ditangguhkan oleh PN Andoolo.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Widha Kliksaja

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X