KLIK SAJA - Pada tanggal 20 Oktober 2024, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melaksanakan pelantikan Jenderal TNI (Purn.) Luhut Binsar Pandjaitan sebagai Ketua Dewan Ekonomi Nasional.
"Selain ikut bernostalgia bersama kawan-kawan taruna seperjuangan, beliau juga menjelaskan sedikit terkait tantangan dan potensi Indonesia di masa depan," ungkap Luhut dalam unggahan Instagram pribadinya @luhut.pandjaitan, pada Senin, 21 Oktober 2024.
Pelantikan ini merupakan bagian dari Kabinet Merah Putih untuk periode 2024-2029.
Keputusan tersebut diatur dalam Keputusan Presiden RI Nomor 139/P Tahun 2024.
"Beliau (Prabowo) meminta izin kepada istri saya untuk 'memperbolehkan' suaminya ini menerima tanggung jawab baru di posisi yang baru. Saat itu, istri saya hanya tersenyum lebar saja," ujarnya.
Dalam pernyataan resmi yang dibacakan oleh Deputi Bidang Administrasi dan Aparatur Kementerian Sekretaris Negara, Nanik Purwanti, di Istana Merdeka, Jakarta, pada hari Senin, 21 Oktober 2024, dinyatakan bahwa pelantikan ini efektif segera setelah pengangkatan.
Luhut Binsar Pandjaitan sebelumnya telah menjabat dalam berbagai posisi penting di pemerintahan Indonesia.
Sebagai seorang jenderal purnawirawan, Luhut memiliki pengalaman luas baik dalam bidang militer maupun pemerintahan.
Baca Juga: Pengamat Nilai Pidato Prabowo Tunjukkan Ketegasan yang Dinantikan Masyarakat RI
"Tugas ini bukan sekadar posisi, tetapi panggilan untuk mengabdi kepada negara, memberikan yang terbaik bagi bangsa," tegasnya.
Dia dikenal sebagai sosok yang berpengaruh dalam kebijakan ekonomi dan pembangunan infrastruktur di Indonesia.
Dengan latar belakangnya yang kuat, banyak yang berharap dia dapat membawa perubahan positif bagi perekonomian nasional.
Dewan Ekonomi Nasional sendiri memiliki peranan penting dalam merumuskan kebijakan ekonomi strategis untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Artikel Terkait
Bank Indonesia dan Bank of Japan Sepakati Billateral Swap Arrangement, Untuk Dukung Transaksi Perdagangan Kedua Negara
Intip Siapa Saja Pemimpin Negara Lain Yang Hadiri Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia periode 2024-2029
Suasana Keakraban Warnai Jamuan Santap Malam Kenegaraan Presiden Prabowo dengan Tamu Negara dan Perwakilan Negara Sahabat
Pimpinan Negara Tersohor Hadir Pelantikan Prabowo, Pengamat: Manifestasi dari Diplomasi yang Dijalin Selama Ini
Kenapa Tanggal 22 Oktober Disebut Hari Santri? Apa Tujuan Dirayakannya?