KLIK SAJA - Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol. Artanto, memberikan klarifikasi terkait video viral yang menunjukkan calon gubernur Jawa Tengah, Andika Perkasa.
Dalam video tersebut, Andika tampak diacuhkan saat mengajak bersalaman dengan Kapolda Jateng, Irjen Pol. Ribut Hari Wibowo, dan Pj. Gubernur Jateng, Nana Sudjana.
Kejadian ini menjadi sorotan publik dan menimbulkan berbagai spekulasi di media sosial.
Baca Juga: ASIK! IKN Sudah Bisa Dikunjungi, Simak Tata Cara Berkunjungnya Berikut Ini!
Dikutip kliksaja.id dari YouTube @officialinews, pada 27 September 2024, Artanto menjelaskan bahwa peristiwa tersebut tidak terjadi secara sengaja.
Ia menegaskan bahwa situasi dalam video itu merupakan hasil dari dinamika acara yang berlangsung.
Kombes Pol. Artanto menyatakan bahwa semua pihak yang hadir dalam acara tersebut memiliki kesibukan masing-masing dan tidak ada niatan untuk mengabaikan Andika Perkasa.
Lebih lanjut, Artanto menambahkan bahwa interaksi antar pejabat publik sering kali dipengaruhi oleh banyak faktor.
Lalu dengan cepat ia meminta masyarakat untuk tidak cepat mengambil kesimpulan berdasarkan satu momen saja.
Menurutnya, penting untuk memahami secara keseluruhan dari acara tersebut.
Baca Juga: Aulia Rachman, Pengganti Bobby Nasution untuk Cuti Pilkada 2024
Kombes Pol. Artanto juga mengingatkan bahwa setiap individu memiliki cara berinteraksi yang berbeda-beda.
Oleh karena itu, reaksi yang ditunjukkan oleh para pejabat dalam video tersebut bisa jadi merupakan respons alami terhadap situasi yang ada pada saat itu.
Artikel Terkait
Bjorka Dituding Bocorkan 6 Juta NPWP Termasuk Milik Kaesang: Simak Langkah Menjaga Datamu Sendiri Tanpa Bantuan Negara
Perhelatan MotoGP Mandalika 2024 di Pertamina Mandalika International Circuit, Simak 4 Fakta Uniknya!
Eks Dirut Indofarma Jadi Tersangka Koruppsi Pengadaan Alkes Fiktif, Kerugian Negara Mencapai 371 M
Prof. Dr. Ir. Heri Hermansyah Rektor UI Baru, Berikut Profil Selengkapnya!
Agak Lain! Anak Ini Bisa Nulis Pakai Tangan Kiri Plus dengan Buku Terbalik, Tulisan Rapi Banget