Bengkulu, Klik Saja - 75 ekor dari 787 satwa liar jenis burung yang bakal dikirimkan termasuk dilindungi karena populasi keberadaannya.
Sebelumnya, Balai KSDA Bengkulu menggagalkan upaya pengiriman 787 satwa liar jenis burung yang tidak dilengkapi dokumen sah.
Dari jumlah tersebut, 75 ekor diantaranya merupakan jenis dilindungi oleh negara.
Sebelumnya, BKSDA Bengkulu mendapat informasi dari masyarakat akan ada pengiriman satwa liar jenis burung dari Kab.Way Kanan menuju ke Jakarta.
Baca Juga: Waspadai! Hingga Februari Mendatang, Cuaca Ekstrem dan Bencana Hidrometeorologi Mengintai Indonesia
Petugas SKW III Lampung BKSDA Bengkulu bersama dengan Sat PJR Ditlantas Polda Lampung dibantu NGO Yayasan Flight Bird Indonesia melakukan operasi gabungan.
Dari tim gabungan tersebut berhasil mengamankan satu unit kendaraan roda 6 jenis bus penumpang.
Kendaraan milik PO LJ tersebut dikemudikan oleh Sdr P dan Sdr. H sebagai kernet.
Pada Sabtu (6/1) dini hari sekitar pukul 00,30 WIB mobil yang diduga membawa satwa liar tersebut berhasil dihentikan dan diamankan di KM 87 B Tol Terbanggi -.Besar Bakauheni.
Setelah dilakukan pemeriksaan dan penggeledahan pada pintu bagian belakang sebelah kiri dan sekitar toilet dalam kendaraan tersebut ditemukan 11 keranjang buah warna putih, dan 11 kardus warna coklat yang berisi 787 ekor burung dari berbagai jenis.
Berdasarkan pulbaket satwa-satwa tersebut hendak dibawa/dikirim menuju Jakarta, dengan ongkos / biaya untuk mengirimkan satwa liar jenis burung tersebut sebesar Rp. 1.100.000,- (satu juta seratus ribu rupiah) dan akan dibayarkan ketika satwa liar jenis burung tersebut sampai di tujuan.
Baca Juga: Bertemu PM Vietnam, Ini Hal-Hal yang Ditekankan Presiden Jokowi!
Artikel Terkait
Debat Capres Cawapres 2024 , Ganjar : Politik Luar Negeri Boleh, Tapi Jangan Lupakan Kepentingan Nasional
Jika Terpilih Menjadi Presiden, Anies Janji Akan Jadikan Indonesia Sebagai Pelaku Utama Konstelasi Global Dalam Debat Capres Cawapres 2024
Singgung Food Estate dalam Debat Capres Cawapres 2024, Anies : Food Estate Hanya Untungkan Kroni dan Merusak Lingkungan
Sebut Indonesia Negara Kaya dalam Debat Capres Cawapres 2024, Prabowo : Kita Harus Jaga dan Kelola Kekayaan Alam Kita
Waspadai! Hingga Februari Mendatang, Cuaca Ekstrem dan Bencana Hidrometeorologi Mengintai Indonesia