Lewat bantuan Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara, Kain Tenun Masalili sudah sering dipromosikan lewat Expo Luar Negeri, dan mendapat sambutan positif.
Seringkali balutan desainer nasional yang memadu padankan kain tenun Masalili mendapat sambuta positif dari pasar luar negeri.
Tentunya hal ini adalah sinyalemen positif untuk mengembangkan lebih lanjut produk lokal ini.
Kini, Tenun Masalili bukan hanya menjadi warisan budaya yang dijaga, tetapi juga ikon identitas daerah yang mampu bersaing di pasar global.
Perpaduan antara tradisi dan inovasi telah membawa tenun ini dari desa kecil di Pulau Muna menuju panggung dunia.
Sebuah bukti bahwa kearifan lokal bisa mendunia bila dirawat dengan sepenuh hati.***