Syahdunya Suasana Ramadan di Sarajevo, Ketika Al Quran Jadi Kekuatan Muslim Bosnia

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Minggu, 16 Februari 2025 | 08:30 WIB
Suasana masjid Begova di Sarajevo, yang dihiasi lantunan al Quran (the blossom tours)
Suasana masjid Begova di Sarajevo, yang dihiasi lantunan al Quran (the blossom tours)

KLIK SAJA - Ramadan memiliki arti khusus di Balkan, Khususnya di Sarajevo, ibu kota Bosnia Herzegovina.

Ramadan telah menjadi tradisi yang luar biasa, jemaah yang datang untuk mendengarkan lantunan Al-Quran sebelum fajar menyingsing memenuhi Masjid Begova, Sarajevo.

Tradisi yang ada yaitu Sepuluh hafiz membaca ayat-ayat Al-Quran secara bergantian saat subuh.

Tepat sebelum matahari terbenam, orang-orang memadati Pasar Bascarsija untuk berbuka puasa dan mereka hampir tidak dapat menemukan tempat duduk kosong di restoran yang telah penuh.

Masjid-masjid dipenuhi orang-orang yang datang untuk melaksanakan salat tarawih.

Baca Juga: Mengunjungi Istana Kuning, Jejak Kerajaan Islam di Kotawaringin Barat

Dikarenakan negara Bosnia terletak di Eropa, Ramadan adalah faktor terbesar yang membuat mereka tetap teguh pada keyakinan mereka.

Ramadan dinikmati dengan keindahan yang berbeda di setiap belahan dunia.

Namun di Bosnia, Ramadan dinikmati dengan kenikmatan spiritual yang lebih berbeda.

Balkon-balkon menara masjid yang gemerlapan menerangi Sarajevo dan jendela-jendela toko yang dihias dengan warna-warni adalah bukti bahwa Ramadan dinikmati dengan baik.

Khususnya di Sarajevo, ibu kota Bosnia Herzegovina, sebuah tradisi luar biasa yang khas Ramadan telah tercipta.

Ada tradisi unik seperti di beberapa kota Indonesia, yaitu adanya  tembakan meriam dari sebuah emplasemen yang menghadap ke kota sebagai penanda waktu berbuka puasa.

sebuah meriam ditembakkan di Sarajevo, sebagai penanda buka puasa
sebuah meriam ditembakkan di Sarajevo, sebagai penanda buka puasa (IHH)

Kemudian masyarakat pergi mencari makanan manis di toko-toko penganan dan mengobrol sambil minum kopi atau teh sebelum berangkat ke masjid untuk melaksanakan salat tarawih.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Tags

Rekomendasi

Terkini

X