Mengenal Sejarah Seni Bela Diri Capoeira, Simbol Perlawanan Budak Brasil Tempo Dulu

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Rabu, 5 Februari 2025 | 09:25 WIB
Ilustrasi peragaan seni bela diri Capoiera (Capoiera)
Ilustrasi peragaan seni bela diri Capoiera (Capoiera)

KLIK SAJA - Capoeira adalah bentuk seni bela diri-tari Brasil yang asal usulnya tidak jelas: mungkin berasal dari Afrika atau di tempat tinggal budak di perkebunan Brasil.

Bagaimanapun, ini adalah praktik tradisi unik Brasil, dan sudah menjadi budaya populer dunia, baik melalui berbagai media ataupun turnamen internasional.

Praktek seni bela diri Capoeira jaman dulu cukup ekstrem, di mana peserta yang bersenjatakan pisau cukur atau pisau, dengan gerakan cepat dan khas.

Baca Juga: Mengenal Tradisi Gulat Unta Turki, Warisan Kebudayaan Kesultanan Utsmaniah

Pandangan yang lebih baru pada jaman sekarang menekankan bahwa para capoeir lebih kepada kontes publik untuk hiburan.

Pada jaman dahulu, praktik bela diri dilarang oleh penjajah Portugis bagi para budak perkebunan.

Para budak tersebut pun mensiasatinya dengan membungkusnya lewat musik dan tarian, hingga akhirnya lahirlah seni bela diri-tari Capoeira.

Sebuah gambar dari abad 19, yang gambarkan permainan Capoeira oleh para budak afrika di Brasil
Sebuah gambar dari abad 19, yang gambarkan permainan Capoeira oleh para budak afrika di Brasil (razorwire)

Pertunjukan mereka diiringi oleh musik, tarian, dan interaksi dengan para penonton.

Meskipun pejabat publik jaman dulu berusaha mencap para pemain capoeira sebagai penjahat berbahaya dan kejam, masyarakat mengagumi dan menghormati para pemainnya 

Capoeira merupakan seni bela diri yang berkembang dari permainan pertarungan yang dilakukan oleh orang Afrika yang diperbudak dan dibawa ke Brasil.

Seni ini didokumentasikan secara sistematis sejak awal abad ke-19 di Rio de Janeiro dan kemudian di kota-kota pelabuhan lainnya.

Selama abad ke-19, capoeira semakin dipraktikkan oleh orang-orang miskin yang merdeka, orang kulit hitam dan keturunan campuran, dan juga oleh imigran kulit putih.

Geng-geng capoeira menguasai wilayah mereka dari para penyusup dan bersekutu dengan partai-partai politik hingga pembersihan Republik tahun 1890.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Tags

Rekomendasi

Terkini

X