Donald Trump Perintahkan Serangan Udara Ke Markas ISIS di Somalia

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Minggu, 2 Februari 2025 | 13:29 WIB
ilustrasi pesawat jet tempur AS bersiap terbang (NPR)
ilustrasi pesawat jet tempur AS bersiap terbang (NPR)

Cabang ISIS di Somalia dibentuk pada tahun 2015 oleh sekelompok pembelot dari kelompok al-Shabab yang berafiliasi dengan al-Qaeda - kelompok jihad terbesar di Somalia.

ISIS di Somalia terkenal karena memeras penduduk setempat dan terutama melakukan serangan skala kecil dan sporadis, menurut Kantor Direktur Intelijen Nasional AS.

Trump dalam pernyataannya pada hari Sabtu juga menyindir pemerintahan sebelumnya, dengan menyatakan bahwa militer AS telah menargetkan perencana ISIS ini selama bertahun-tahun, tetapi menuduh Joe Biden "dan kroninya" tidak bertindak cukup cepat "untuk menyelesaikan tugas. Saya yang melakukannya!"

Pasukan AS membunuh pemimpin ISIS, Bilal al-Sudani, dan 10 anggotanya di sebuah gua pegunungan terpencil di Somalia utara pada tahun 2023, dalam operasi yang diperintahkan oleh Biden.

Salah satu tindakan terakhir yang diambil Trump saat meninggalkan Gedung Putih pada tahun 2020 adalah menarik ratusan tentara AS keluar dari Somalia.

Ia kini telah memerintahkan serangan pertama terhadap negara itu kurang dari dua minggu setelah kepulangannya.

Trump menegaskan ia tidak ingin AS terlibat dalam konflik negara lain, sementara Biden ingin mengurangi keterlibatan Amerika dalam konflik pasca 11/9.

Namun, kini Washington memandang Somalia secara berbeda.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: BBC

Tags

Rekomendasi

Terkini

X