Selain itu, keamanan selama pelaksanaan pilkada juga menjadi perhatian utama.
Polri dan TNI dikerahkan untuk menjaga ketertiban dan keamanan di seluruh wilayah Kabupaten Kendal.
Dengan adanya pengamanan yang ketat, diharapkan masyarakat dapat memberikan suaranya dengan tenang tanpa rasa takut.
Setiap pasangan calon telah melakukan kampanye untuk memperkenalkan diri kepada masyarakat.
Mereka mengadakan berbagai kegiatan seperti dialog publik, kunjungan ke desa-desa, serta penggunaan media sosial untuk menjangkau pemilih muda.
Kampanye ini bertujuan untuk menarik perhatian pemilih agar memilih mereka pada hari pencoblosan.
Masyarakat diharapkan tidak hanya datang ke tempat pemungutan suara (TPS) tetapi juga aktif dalam mencari informasi tentang calon-calon yang ada.
Memahami latar belakang dan program kerja masing-masing paslon sangat penting agar pilihan yang diambil berdasarkan pertimbangan yang matang.
Pada hari pencoblosan, setiap pemilih diwajibkan membawa identitas diri sebagai syarat untuk memberikan suara.
Proses pencoblosan dilakukan dengan cara mencoblos kertas suara sesuai dengan pilihan masing-masing calon.
Setelah itu, kertas suara dimasukkan ke dalam kotak suara yang telah disediakan.
Setelah semua suara terkumpul, proses penghitungan suara akan dilakukan secara terbuka di tingkat TPS.
Hasil penghitungan tersebut kemudian dilaporkan ke tingkat kecamatan hingga akhirnya diumumkan oleh KPU Kabupaten Kendal.
Artikel Terkait
Prabowo Tiba di Tanah Air dari Kunjungan Kerja ke Enam Negara
Erick Thohir Berikan Dukungan Penuh Terhadap Ekosistem Perlindungan Pekerja Migran Indonesia
Presiden Prabowo Tiba di Tanah Air, Tuntaskan Rangkaian Kunjungan Kenegaraan
Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Sampaikan Rencana Suara Presiden yang Akan Salurkan Hak Pilihnya dalam Pilkada Serentak
Pilkada Serentak Sudah Tinggal Menghitung Hari, Berikut Caranya Supaya Suara Tetap Sah Saat Pencoblosan!