KLIK SAJA - Memakai baju baru saat Hari Raya Idul Fitri sudah menjadi tradisi yang sangat lekat di masyarakat Indonesia.
Banyak orang menyiapkan pakaian terbaik bahkan jauh hari sebelum Lebaran tiba, baik untuk dipakai saat salat Id maupun saat bersilaturahmi dengan keluarga dan kerabat.
Namun, tradisi memakai baju baru saat Lebaran sebenarnya tidak sekadar soal penampilan atau mengikuti kebiasaan semata.
Di baliknya terdapat makna dan filosofi yang berkaitan dengan nilai-nilai spiritual serta semangat menyambut hari kemenangan setelah menjalani ibadah puasa selama sebulan penuh.
Berikut beberapa makna dan filosofi memakai baju baru di momen Lebaran.
1. Simbol Kembali ke Kesucian
Salah satu makna yang sering dikaitkan dengan memakai baju baru saat Lebaran adalah simbol kembali ke kesucian.
Setelah menjalani ibadah puasa Ramadan, umat Islam diharapkan kembali dalam keadaan bersih dari dosa.
Baju baru menjadi gambaran lahiriah dari kondisi batin yang telah diperbarui.
Dengan mengenakan pakaian yang bersih dan rapi, seseorang diharapkan juga memiliki hati yang bersih dan penuh keikhlasan.
Baca Juga: Menjelang Lebaran di Semarang: Tradisi Dugderan, Ziarah, dan Takbir Keliling yang Penuh Makna
2. Bentuk Rasa Syukur
Memakai baju baru saat Lebaran juga dapat dimaknai sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat yang diberikan oleh Allah SWT.