Mudik, halal bihalal, hingga sajian ketupat dan opor menjadi bagian tak terpisahkan. Tradisi ini indah dan mempererat silaturahmi.
Masalahnya bukan pada tradisinya, tetapi pada prioritasnya.
Ketika fokus lebih besar pada baju baru daripada hati yang baru, ketika lebih sibuk menyiapkan kue dibanding memperbaiki hubungan yang retak, di situlah makna Idul Fitri mulai bergeser.
Ukuran Kemenangan yang Sebenarnya
Sering kita menyebut Idul Fitri sebagai hari kemenangan. Tapi kemenangan atas apa?
Baca Juga: Panduan Puasa Ramadan Bagi Ibu Menyusui, Lengkap Hukum Fiqh dan Tipsnya!
Kemenangan sejati bukan pada meriahnya perayaan, melainkan pada keberhasilan mengendalikan diri selama Ramadhan.
Kemenangan itu terlihat dari:
1. Hati yang lebih sabar
2. Lisan yang lebih terjaga
3. Kepedulian sosial yang meningkat
4. Ibadah yang lebih konsisten
Jika setelah Ramadhan perilaku kembali seperti semula, maka perlu direnungkan kembali makna kemenangan tersebut.
Momentum Evaluasi Diri