Bagi orang yang sehat, tubuh mungkin masih bisa mengatasi lonjakan ini dengan memproduksi insulin yang cukup.
Namun, bagi penderita diabetes atau orang yang memiliki risiko diabetes (misalnya memiliki riwayat keluarga diabetes atau obesitas), konsumsi susu kental manis yang berlebihan bisa sangat berbahaya.
Lonjakan kadar gula darah yang terus-menerus bisa memperburuk kondisi diabetes dan meningkatkan risiko komplikasi serius, seperti kerusakan saraf, kerusakan ginjal, dan masalah penglihatan.
Cara Mengimbangi Kalorinya (dan Mencegah Lonjakan Gula Darah):
Bagi penderita diabetes atau yang berisiko diabetes, konsumsi susu kental manis sebaiknya dibatasi atau bahkan dihindari sama sekali.
Konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi untuk mendapatkan saran yang tepat mengenai pola makan yang aman dan sehat.
Jika kamu tidak memiliki masalah diabetes tetapi ingin tetap mengonsumsi susu kental manis, lakukanlah dengan sangat hati-hati dan dalam porsi yang sangat kecil.
Kombinasikan konsumsi susu kental manis dengan makanan atau minuman yang mengandung serat dan protein.
Serat dan protein dapat membantu memperlambat penyerapan gula ke dalam darah, sehingga lonjakan kadar gula darah tidak terlalu drastis.
Perhatikan juga kandungan gula total dalam makanan atau minuman yang kamu konsumsi.
Jika kamu sudah menggunakan susu kental manis, kurangi penggunaan gula tambahan dari sumber lain.
Lakukan pemeriksaan kadar gula darah secara rutin, terutama jika kamu memiliki faktor risiko diabetes.
Ini bisa membantu kamu memantau kondisi gula darahmu dan mengambil tindakan pencegahan yang diperlukan.
Penutup dan Kesimpulan
Susu kental manis memang lezat dan seringkali menjadi pilihan praktis untuk menambah rasa manis pada makanan dan minuman.