Kelebihan kalori ini lama kelamaan akan disimpan dalam bentuk lemak, yang pada akhirnya bisa menyebabkan kenaikan berat badan dan meningkatkan risiko obesitas.
Obesitas sendiri merupakan faktor risiko dari berbagai penyakit serius, seperti penyakit jantung, diabetes tipe 2, dan beberapa jenis kanker.
Cara Mengimbangi Kalorinya:
Untuk mengimbangi kalori yang tinggi dari susu kental manis, langkah pertama yang paling penting adalah mengontrol porsi konsumsi.
Cobalah untuk mengurangi jumlah susu kental manis yang kamu gunakan dalam makanan atau minumanmu.
Jika biasanya kamu menggunakan dua sendok makan, coba kurangi menjadi satu sendok makan saja.
Selain itu, perhatikan juga frekuensi konsumsinya.
Jangan jadikan susu kental manis sebagai konsumsi harian yang wajib.
Kamu bisa menggantinya dengan pemanis alami lain yang lebih rendah kalori atau bahkan mengurangi takaran gula secara bertahap.
Yang tidak kalah penting adalah meningkatkan aktivitas fisik.
Dengan berolahraga secara teratur, kamu bisa membakar kalori berlebih yang masuk ke tubuh, termasuk dari susu kental manis.
Pilihlah jenis olahraga yang kamu sukai dan lakukan secara rutin minimal 3-4 kali seminggu.
2. Potensi Masalah Kesehatan Gigi Akibat Kandungan Gula yang Tinggi
Efek samping kedua yang perlu diwaspadai adalah potensi masalah kesehatan gigi.
Kandungan gula yang sangat tinggi dalam susu kental manis bisa menjadi makanan bagi bakteri di mulut.