Coba perhatikan selama beberapa hari, apakah ada perubahan signifikan dalam frekuensi buang air kecil dan rasa hausmu.
Jika iya, terutama jika disertai dengan gejala lain seperti mudah lelah atau penurunan berat badan tanpa sebab, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.
2. Amati Perubahan Berat Badan dan Nafsu Makan yang Tidak Wajar
Cara kedua adalah dengan mengamati perubahan berat badan dan nafsu makan yang tidak wajar.
Pada diabetes tipe 1, penurunan berat badan yang signifikan tanpa adanya perubahan pola makan atau olahraga yang drastis bisa menjadi salah satu gejala awal.
Ini terjadi karena tubuh tidak bisa menggunakan glukosa sebagai sumber energi akibat kekurangan insulin, sehingga mulai memecah otot dan lemak.
Sementara itu, pada diabetes tipe 2, perubahan berat badan bisa bervariasi.
Beberapa orang mungkin mengalami penurunan berat badan, sementara yang lain justru mengalami kenaikan berat badan, terutama jika resistensi insulin menyebabkan peningkatan nafsu makan.
Peningkatan rasa lapar yang terus-menerus meskipun sudah makan juga bisa menjadi indikasi adanya masalah dengan kadar gula darah.
Coba perhatikan perubahan berat badanmu dalam beberapa waktu terakhir.
Apakah ada penurunan atau kenaikan berat badan yang tidak bisa kamu jelaskan?
Apakah kamu merasa sangat lapar meskipun sudah makan cukup?
Jika kamu mengalami perubahan-perubahan ini tanpa alasan yang jelas, ada baiknya untuk lebih waspada dan mempertimbangkan untuk melakukan pemeriksaan gula darah.
3. Perhatikan Tanda-Tanda Lain yang Mungkin Muncul
Selain dua cara di atas, ada beberapa tanda lain yang mungkin muncul di rumah dan bisa menjadi petunjuk awal adanya diabetes.